Transformasi Olahraga Aceh

Transformasi Olahraga Aceh
Ilustrasi: zameen.

SEJAUH ini, kontingen Aceh di Pekan Olahraga Nasional Papua menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berada di papan tengah, raihan medali atlet Aceh menjadi penghibur di tengah pandemi Covid-19.

Karena apapun namanya, PON atau pertandingan adalah soal kalah atau menang. Kita boleh saja menghibur diri saat gagal dalam sebuah pertandingan, namun tetap saja keberhasilan akan tetap diingat dalam waktu yang lama.

Raihan prestasi atlet Aceh di Papua ini penting. Terutama saat Aceh dan Sumatera Utara didaulat menjadi tuan rumah ajang serupa berikutnya. 

Usai Pon Papua, pihak terkait di Aceh dapat segera menyusun langkah-langkah untuk memaksimalkan pencapaian Aceh pada ajang olahraga terbesar di Indonesia itu, saat menjadi tuan rumah. 

Salah satu pekerjaan rumah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh adalah memastikan regenerasi atlet di Aceh berjalan optimal. Tidak hanya mempertahankan keberhasilan dalam meraih emas, di masa hadapan, KONI Aceh juga harus memastikan tunas baru tumbuh dan berkembang untuk berprestasi lebih baik.

Sepulang dari Papua, KONI Aceh perlu memikirkan hal lain ketimbang sekadar pembinaan olahraga. Karena saat ini, olahraga bukan sekadar pembinaan. Olahraga telah menjadi industri. 

Jadi, selain maju di bidang olahraga, Aceh juga harus berbenah untuk menyongsong industri olahraga. Saat hal itu dilakukan, maka prestasi olahraga Aceh akan terdongkrak dengan sendirinya. 

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini