Unduh Aplikasi

Tradisi Meugang, Pasar Tradisional Lhokseumawe Membludak, Harga Daging Rp 180 Ribu

Tradisi Meugang, Pasar Tradisional Lhokseumawe Membludak, Harga Daging Rp 180 Ribu
Pedagang daging di Pasar Inpres. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Lhokseumawe pada perayaan tradisi Meugang menjelang Ramadan 1442 hijriah (H) Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram.

Amatan AJNN, pasar tradisional di Kota Lhokseumawe, khususnya pasar onpres dipadati pembeli yang membludak. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilarang berjualan daging di pasar, tahun ini pedagang sudah bisa berdagang seperti biasanya.

Kemacetan terlihat di jalan masuk ke pasar, kendaraan roda dua dan roda empat terlihat terparkir berjejeran di pinggir jalan Merdeka Barat atau depan Taman Riyadah.

Meskipun pembeli dan pedagang memadati pasar, namun mereka sebagian tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), yakni dengan menggunakan masker.

Untuk harga daging sendiri, menurut pedagang tidak ada kenaikan yang sangat signifikan, selain itu, harga kemarin (meugang pertama) dan hari ini masih sama.

“Harga daging Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram,” kata salah seorang pedagang, Sulaiman kepada AJNN, Senin (12/2).

Lanjut Sulaiman, harga daging pada hari-hari biasa sekitar Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram. Berarti, kenaikannya hanya Rp20 ribu hingga Rp30 ribu saja.

“Ini masih normal, karena hari meugang memang sekitaran itu harganya. Untuk kenaikan mencapai Rp200 ribu kemungkinan kecil seperti tahun lalu. Terkecuali kalau memang pembelinya melonjak nanti,” imbuhnya.

Komentar

Loading...