Unduh Aplikasi

TRA, Pejabat BPBA Jadi Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Pangwa

TRA, Pejabat BPBA Jadi Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Pangwa
TRA, pejabat BPBA ketika dimasukkan ke dalam mobil tahanan. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya menetapkan Teuku Raja Al Kausar (TRA) sebagai tersangka lanjutan pada kasus dugaan korupsi rekontruksi jembatan Pangwa, tahun 2017.

Dalam kasus tersebut, TRA menjabat sebagai Pejabat Pengendali Teknis Kegiatan (PPTK) pada BPBA.

"Tim penyidik Kejari Pidie Jaya berdasarkan dua alat bukti yang cukup sesuia ketentuan KUHAP Pasal 183 dan Pasal 184 Ayat 1 KUHAP, menetapkan tersangka lanjutan terkait dugaan penyimpangan yang terindikasi sebagai tindak pidana korupsi pada pekerjaan rekontruksi jembatan Pangwa, Pidie Jaya. Tersangkanya adalah PPTK pada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), yaitu TRA," kata Kajari Pidie Jaya, Mukhzan, Kamis (8/4).

Mukhzan menjelaskan, peran TRA selaku PPTK tidak optimal dalam melaksanakan tugasnya, terutama dalam hal pengendali kegiatan secara menyeluruh.

"TRA mengetahui dan menyadari jika rekanan pelaksana maupun pengawas mempekerjakan personil inti/tenaga ahli yang tidak sesuai dengan yang ada dalam SKA yang dicantumkan dalam kontrak penawaran," jelasnya.

Baca: Pejabat BPBA Berinisial T Bakal Ditetapkan sebagai Tersangka Baru

TRA, lanjut Mukhzan, juga tidak hadir ke lokasi saat pengecoran lantai jembatan pada tanggal 5 Oktober 2018. TRA hanya menghubungi konsultan pengawas untuk mengawasi pelaksanaan pengecoran.

"Seharusnya saat pengecoran beton lantai jembatan PPTK hadir menyaksikan dan menyaksikan pengisian kubus beton bersama kontraktor dan konsultan pengawas, sebagai sampel untuk dibuat benda uji yang akan digunakan sebagai bahan uji laboratoruim," sebutnya.

"PPTK hanya berpedoman pada uji kuat tekan beton yang dikeluarkan oleh laboratorium kontruksi dan bahan Fakultas Teknik Unsyiah sebagai bahan untuk proses pembayaran kepada penyedia jasa. PPTK tidak mengecek sesuai tugas dan tanggung jawab apakah kubus tersebut berasal dari pengecoran plat beton jembatan Pangwa atau dari tempat lain yang dibawa oleh kontraktor," tambah Mukhzan.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, TRA langsung dibawa ke Rutan Kajhu, Aceh Besar untuk ditahan.

Komentar

Loading...