Unduh Aplikasi

Totalitas Eggy Fegri Lindira Putri  

Totalitas Eggy Fegri Lindira Putri  
Eggy Fegri Lindira Putri. Foto: ist

EGGY terkesiap ketika host Indra Herlambang dan Reinita Arlin Puspita menyebut namanya malam itu, 27 November tahun lalu. Haru biru berkecamuk di dadanya. Disaksikan ribuan pasang mata, air matanya menetes di atas panggung Studio Rajawali Televisi, Jakarta.

Pada malam puncak penganugerahan Putri Pariwisata Indonesia 2015 tersebut, dara bernama lengkap Eggy Fegri Lindira Putri, didapuk sebagai Putri Pariwisata Indonesia Culture 2015. Gelar ini satu dari 15 penghargaan khusus—selain lima penghargaan utama—yang diperebutkan puluhan putri molek dari seluruh Nusantara.

Sebelum terpilih, perjalanan mengikuti audisi penuh rintangan. Mulanya, setelah masuk 10 besar pemilihan putri muslimah di Aceh, ia disarankan ikut audisi pemilihan putri pariwisata. Eggy pesimis. “Ngomong cantik, Eggy orang yang paling tidak percaya diri. Di Aceh aja tidak masuk lima besar, apalagi ikut (Putri Pariwisata Indonesia)," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Eggy berdiskusi dengan pelatihnya di agensi yang menaunginya, Aceh Modeling Community (AMC). Ia disarankan mencoba untuk menambah "jam terbang" di bidang kontes kecantikan. "Eggy ikut di Medan dengan mendadak karena sebelumnya sempat tertunda audisinya," ungkap mahasiswi Fakultas Hukum Unsyiah ini.

Malam itu, bintang video klip lagu Malam Sunyi-nya Faizal Ulka—penyanyi Aceh—berangkat menumpang bus menuju Medan. Ia berharap pagi-pagi benar tiba di Medan lantaran audisi dimulai pukul 10.00 WIB. Apa mau dikata, bus terlambat. Di terminal, Eggy berpesan dijemput seorang temannya.

Buah hati pasangan Albert Napitupulu dan Cut Syamsidar Whinata ini takut mengabari keluarganya di Medan karena ia tak diizinkan orang tuanya mengikuti audisi. Jarum jam mendekati angka 11. Takut terlambat, ia mempersiapkan diri di terminal tersebut. "Ya udah, Eggy mandi di terminal. Untung, kamar mandinya bersih," ujarnya.

Selesai mandi, ia bersama kawannya menuju tempat audisi dengan mobil. Di jalan, macet menghadang. "Akhirnya kawan tukar mobil sama kakaknya dan kami naik motor ngelawan arus lagi, naik trotoar!" Setelah sempat salah alamat, Eggy tiba di lokasi. Audisi telah dimulai. Beruntung, panitia berbaik hati. Ia diberi kesempatan ikut. "Eggy orangterakhir yang diwawancarai, itu posisinya sekira jam 12 gitu."

Namun, selama seleksi hingga karantina ke Jakarta, keraguan kerap menghinggapi Eggy. Ia menilai, peserta lain lebih baik darinya. Lambat laun, hal itu ditepisnya. Apalagi, jilbab yang dikenakan membuat Eggy menjadi sosok spesial di antara peserta lain. Dalam kontes itu, hanya dua peserta yang memakai jilbab, ia dan perwakilan dari Kalimantan.

“Tapi Eggy selalu di-spesial-kan karena berjilbab. Kalau foto bersama, Eggy selalu di tengah,” ujar dara yang bercita-cita jadi duta besar ini. Hal ini yang terus memupuk semangatnya hingga ia mendompleng gelar Putri Pariwisata Indonesia Culture.

Bagi Eggy, gelar itu salah satu bentuk totalitas yang dijabaninya di dunia "bling-bling" tersebut. Menilik jauh ke belakang, Eggy awalnya enggan menjadi model. Ia memilih berkutat di kampus. Untuk urusan akademik, di angkatannya ia tercatat pernah meraih Indeks Prestasi atau IP 3,84. Ia pun diganjar menerima beasiswa prestasi akademik. Torehan itu membuat ia tertantang mengikuti kegiatan lain di luar kampus. "Saat itu Eggy belum kenal dengan modeling,” ujarnya.

Ia ditawarkan menjadi model oleh sebuah agensi saat mengantar temannya. Lama menimbang-nimbang, Maret 2015 barulah Eggy memilih bergabung ke AMC. Tak dinyana, sederet penghargaan diraih gadis Langsa kelahiran 8 Maret 1996 tersebut. Lomba pertama yang diikuti Eggy pemilihan duta wisata Banda Aceh. Ia masuk sebagai finalis. Beranjak dari hal itu, ia terus giat berlatih agar menjadi model profesional. Namun, modelling bagi Eggy adalah hobi. Ia tak tahu kapan akan mengakhirinya. “Semua ada masanya,” imbuh Eggy. Namun, sebelum masa itu berakhir, ia tetap total menjalaninya. 

Prestasi
• Juara 1 MBFC Aceh 2012
• Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Aceh 2012
• Putri PKBN Aceh tingkat Nasional 2013
• Juara 1 Bongkar Pasang Senjata 2013
• Putri Terbaik Pelatihan Kepemimpinan provinsi Aceh 2014
• Pelatih Muda Paskibrak Provinsi Aceh 2013,2014,2015
• Finalis Duta Wisata Banda Aceh 2015
• Semi Finalis Putri Muslimah Aceh 2015
• Finalis Duta Mahasiswa Aceh 2015
• Finalis Miss Beauty and Hijab 2015
• RU miss Youth Aceh 2015
• Putri Pariwisata Aceh 2015
• Putri Pariwisata Indonesia Culture 2015
• Top 5 Putri Pariwisata Indonesia Social Media Darling 2015
• Top 5 Cardinal Competition 2015

Khalis Surry

Komentar

Loading...