Unduh Aplikasi

Tolak Pertemuan, Anggota Dewan Tuding PT PIM Lecehkan Institusi Negara

Tolak Pertemuan, Anggota Dewan Tuding PT PIM Lecehkan Institusi Negara
Foto: Ist

ACEH UTARA - Direksi PT. PIM dinilai melecehkan institusi negara lantaran menolak kehadiran anggota dewan pada pertemuan dengan masyarakat Forum Pemuda Dewantara (Forpemda) untuk membahas masalah tuntutan hibah aset peninggalan perusahaan PT. AAF

"Pihak Direksi PT. PIM menolak audiensi dengan perwakilan Forpemda karena membawa kami anggota dewan. Ini sebuah bentuk pelecehan namanya," kata anggota DPR Aceh Muslem Syamsuddin saat diwawancara AJNN, Kamis (10/10) sore.

Muslem Syamsuddin yang didampingi dua anggota DPRK Aceh Utara H. Anwar dan Sofyan Hanafiah menunding sikap tidak bersahabat yang ditunjukkan pihak direksi PT. PIM adalah bentuk penghinaan atas kewenangan institusi negara.

Muslem mengaku heran dengan sikap PT. PIM yang menolak kehadiran anggota dewan, padahal tujuannya hanya untuk memfasilitasi dalam mencari solusi penyelesaian masalah antara kedua pihak berseteru.

"Kehadiran kami anggota dewan bukan untuk membuat onar, tapi untuk meredam masyarakat dan mencari solusi terbaik untuk sebuah kesepakatan dengan pihak PT. PIM," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota DPRK Aceh Utara H. Anwar Sanusi dan Sofyan Hanafiah. Keduanya mengaku kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat atas permintaan Forpemda secara resmi.

"Kami ini wakil rakyat yang diminta untuk mendampingi warga dalam audiensi dengan pihak direksi PT. PIM. Tapi justru PT. PIM menolak adanya anggota dewan," tuturnya heran.

Atas penghinaan itu, kata H. Anwar Sanusi pihaknya akan memanggil secara resmi Direksi PT. PIM ke kantor dewan Aceh Utara. Selain itu mereka sepakat untuk menyurati secara resmi dan kelembagaan Pemerintah Pemkab Aceh Utara, Pemerintah Aceh, DPRI, BUMN dan kementrian.

Sementara itu, Humas PT. PIM Nasrun mengaku pihaknya telah membuat agenda pertemuan dengan Formenda yang hanya diwakili 6 orang untuk beraudiensi dengan Direksi PT. PIM.

Baca: PT PIM Batalkan Audiensi dengan Forpemda Terkait Hibah Aset

Namun dia, saat hadir ke PT PIM lebih dari enam orang sehingga PT. PIM hanya bisa memberi peluang untuk perwakilan Forpemda saja. Sedangkan untuk anggota dewan yang tidak buat janji sebelumnya, dapat beraudiensi kembali pada lain waktu.

"Pihak keamanan PIM sudah memberikan penjelasan kepada perwakilan Forpemda untuk tetap komitmen 6 orang beraudensi dengan kami Direksi. Namun pihak Forpemda tetap bersikukuh hadirnya lebih dari enam serta tiga anggota dewan," paparnya kepada AJNN.

Untuk itu, atas nama menjemen PT. PIM dirinya meminta maaf sebesarnya bila anggota dewan yang telah hadir ke PT PIM merasa tidak dihargai.

"Kami minta maaf kepada bapak anggota dewan atas sikap kami mungkin kurang berkenan. Kami juga mohon kepada Forpemda untuk mengerti dan menyadari kondisi PT. PIM yang sangat sulit saat ini," harapnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...