Unduh Aplikasi

Tolak Pemekaran, Warga Blang Kolak Segel Kantor Desa

Tolak Pemekaran, Warga Blang Kolak Segel Kantor Desa
ACEH TENGAH - Penolakan Pemekaran Kampung Blang Kolak Satu, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi dua desa, yakni Blang Kolak Satu dan Blang Kolak Asli kian genjar disuarakan, hari ini sejumlah aparatur desa dan ratusan warga menyegel kantor desa setempat, Selasa (23/8.

Akibatnya aktivitas pelayanan desa menjadi lumpuh total, sebelum melakukan aksi penyegelan, mereka terlebih dahulu menggelar aksi demo di gedung DPRK Aceh Tengah kemarin.

"Kami minta pemerintah daerah membatalkan pemekaran desa kami. Karena pemekaran yang dilakukan tidak sesuai aturan dan tidak melibatkan aparatur desa," kata Reje Blang Kolak Satu, Ary Dharma didampingi sejumlah aparatur dan ratusan warga.

Alasan penolakan pemekaran selain karena luas desa pemekaran lebih luas dari kampung induk, nama desa pemekaran juga memakai Blang Kolak Asli, Pemekaran ini sendiri dinilai tidak sesuai prosedur.

Setelah demo di DPRK Aceh Tengah, Aparatur desa membuktikan ancaman mereka dengan Aceh mengembalikan Surat Keputusan (SK) Reje (kepala desa) dan stempel desa kepada camat Bebesen. Disaksikan ratusan warga serta anggota dewan dan terima langsung oleh Junaidi, Camat Bebesen.

Dengan dikembalikan stempel artinya segala admistrasi desa diserahkan ke pihak kecamatan. Pengembalian SK dan stempel itu kata dia akan berlangsung hingga pemerintah membatalkan Pemekaran.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRK Aceh Tengah H. Hamdan mengatakan, dewan akan memanggil Bupati Aceh Tengah untuk dimusyawarahkan terhadap penolakan Pemekaran.

"Kita akan melakukan musyawarah dengan pihak terkait termasuk setelah ada hasil tim pansus mengenai tapal batas," kata Hamdan, seraya mengatakan tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan paripurna ulang di DPRK Aceh Tengah.

Junaidi Camat Bebesen mengatakan untuk menanggapi tuntutan masyarakat Kampung Blang Kolak Satu, pihaknya akan berupaya jalan penyelesaiannya.

"Pihak kecamatan bersama pemerintah tingkat kabupaten dan dewan akan mengambil langkah penyelesaian, kita akan berupaya sebaik mungkin," sebutnya.

Sebelumnya, Sabtu, (20/8) DPRK Aceh Tengah telah mengesahkan pemekaran Desa Blang Kolak Asli dari Blang Kolak I sebagai desa induk.

Komentar

Loading...