Unduh Aplikasi

Tolak Omnibus Law, Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di Lhokseumawe

Tolak Omnibus Law, Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di Lhokseumawe
Seribuan mahasiswa berunjuk rasa di Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Seribuan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus dan Organisasi Mahasiswa Pase melakukan unjuk rasa di depan Tugu Rencong, Kota Lhokseumawe, Kamis (8/10).

Aksi tersebut dilakukan mahasiswa guna untuk menolak pengesahan Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja.

Amatan AJNN aksi tersebut pengamanan dikawal personil Polres Lhokseumawe. Setelah melakukan orasi di Tugu Rencong, massa mendatangi gedung DPRK Lhokseumawe

Koordinator Lapangan, Jamaluddin mengatakan, Indonesia kembali berduka karena DPR-RI tidak menggubris aspirasi rakyat terkait RUU kontroversial yang disahkan tersebut.

"Tiga hari lalu menjadi hari penuh sejarah dan penuh dosa yang dilakukan oleh DPR-RI, karena mengesahakn RUU Omnibus Law dalam rapat paripurna menjadi undang-undang," katanya.

Sambungnya, jika secara normatif  DPR-RI selaku representasi dari masyarakat Indonesia yang memiliki fungsi anggaran, legeslasi dan pengawasan, malahan berselingkuh manja dengan oligarki dan kaum kapitalis.

"Kami mendesak presiden untuk mengeluarkan peraturan pemerintah mencabut cabut Omnibus Law cipta lapangan kerja," ungkapnya.

Pihaknya juga mendesak DPR-RI untuk merevisi pasal di Omnibuslaw cipta lapangan kerja yang kontroversial.

Komentar

Loading...