Unduh Aplikasi

Tol Sigli - Banda Aceh Dinilai Bisa Tingkatkan Aksesibilitas Moda Transportasi Darat

Tol Sigli - Banda Aceh Dinilai Bisa Tingkatkan Aksesibilitas Moda Transportasi Darat
Istri Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati bersama Bhayangkari Polda Aceh memantau kondisi tol Sibanceh di Seksi 4 Blang Bintang- Indrapuri dengan menggunakan sepeda, Minggu 14/06 pagi. Foto: Ist

BANDA ACEH - Pengamat Transportasi dari Universitas Syiah Kuala, Sofyan M. Saleh menyampaikan bahwa kehadiran Tol Sigli-Banda Aceh akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh. Keberadaan Tol Sigli – Banda Aceh dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas moda transportasi darat di Provinsi Aceh.

“Ruas Sigli -  Banda Aceh memang sesuatu yang sangat diharapkan oleh masyarakat, karena bisa mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini harus melalui gunung dan sawah dimana secara geometriknya agak berbelok-belok dengan kecepatan rata-rata hanya 60 km/jam,” kata Sofyan, Senin (24/8).

Sebelumnya, PT Hutama Karya (Persero) menyatakan jalan tol Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) seksi empat telah siap untuk diresmikan pada, Selasa 25 Agustus mendatang, sebagai pertanda mulainya beroperasi.

Ruas jalan tol Sibanceh yang akan segera beroperasi yakni seksi empat, mulai dari pintu tol Blang Bintang hingga ke pintu tol Indrapuri, dengan jarak sepanjang 13,5 kilometer.

Proses penyelesaian (finishing) pembangunan tol seksi empat telah selesai dan dapat segera digunakan masyarakat. Termasuk, dengan perizinan terkait keselamatan pihak ketiga di jalan tol dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Untuk acara persemian, akan dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo pada Selasa, mendatang.

Baca: Tol Sibanceh Seksi Empat Siap Diresmikan 25 Agustus

Sofyan menjelaskan jika terhubung secara keseluruhan, Tol Sigli – Banda Aceh akan mempercepat waktu tempuh dan mempermudah akses menuju tempat-tempat strategis di Aceh.

“Masyarakat yang paham akan waktu tempuh akan melihat keberadaan tol ini sebagai sebuah karya yang sangat bermanfaat. Karena waktu sangat berharga, hadirnya tol ini mampu mempersingkat waktu hampir separuh dari waktu tempuh sekarang. Artinya masyarakat dapat menghemat out of pocket money,” jelas Sofyan.

Menurut Sofyan, pembangunan suatu daerah sangat bergantung pada baiknya tata kelola moda transportasi darat, karena pergerakan orang dan barang antar wilayah umumnya menggunakan transportasi darat.

Ia menyampaikan bahwa di wilayah Aceh, 95 persen transportasi oleh moda darat atau jalan, sedangkan secara nasional 87 persen.

“Sebagai pengamat transportasi, saya lihat jika tol ini terhubung dari seksi 1 sampai seksi 6, minat masyarakat akan meningkat karena waktu dan juga kenyamanan jalan. Terutama di seksi 4 yang saat ini mau diresmikan, segmen tol akan mempermudah akses ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda. Terlepas dari Covid-19, manfaat memang belum signifikan untuk saat ini. Tapi saya optimis pemanfaatan dari tol ini dapat berjalan secara maksimal jika keadaan sudah normal kembali,” ujar Sofyan.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...