Unduh Aplikasi

Toke Syi: Wakil Saya Mantan Wabup Pijay

Toke Syi: Wakil Saya Mantan Wabup Pijay
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Bakal calon bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA membenarkan akan memilih mantan wakil Bupati Pidie Jaya periode 2009-2014 sebagai wakilnya pada Pilkada 2018 mendatang.

"Iya benar. Insyaallah saya akan berpasangan dengan Pak Yusuf," kata Toke Syi--sapaan akrab Sibral Malasyi-- kepada AJNN, Sabtu (14/10).

Menurut pengusaha muda ini, memilih M Yusuf sebagai wakilnya adalah pilihan yang paling tepat, karena menilai mantan wabup Pijay itu layak menemaninya.

"Ini mungkin sudah takdir Allah kepada kami, dan saya nilai Pak Yusuf adalah orang yang paling tepat mendampingi saya," ujarnya.

Baca: Bekas Wabup Pijay Siap Dampingi Toke Syi di Pilkada 2018

Selain itu, Toke Syi juga membenarkan tidak akan maju lagi melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Padahal, partai berlogo matahari tersebut santer diisukan akan mengusung Sibral Malasyi. Namun, belakangan ini berembus isu, PAN akan merapat dengan calon patahana.

"Kami juga tidak lagi dengan PAN," tegasnya.

Dikatakannya, dengan tidak diusung dirinya oleh PAN, bukan berarti niatnya akan mengendor untuk bertarung di Pilkada Pidie Jaya tahun depan. Malahan kata dia, hal itu menjadi motivasi serta semangat tambahan.

Pendatang baru dikancah politik Pidie Jaya yang harus diperhitungkan oleh lawan politiknya itu, berencana maju pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut dengan partai koalisi, atau lebih dikenal dengan Partai Koalisi Poros Tengah.

"Insyaallah kami akan maju dengan partai koalisi, dan itu sudah kami rencanakan dari dulu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pidie Jaya sekaligus ketua Partai Koalisi Poros Tengah, Tgk Abdul Hamid AW mengatakan, partai koalisi saat ini sedang membangun komunikasi yang inten dengan beberapa bakal calon yang akan diusung baik sebagai bupati maupun wakil bupati.

Adapun nama-nama yang bakal diuji elektabilitasnya, tambah Abdul Hamid, diantaranya, Sibral Malasyi MA, M Yusuf Ibrahim, Islamuddin, Muhibbuddin M Husen, dan Muslahuddin Daud.

"Melalui survei ini nanti kami akan memilih siapa yang akan layak, dan paling diinginkan oleh masyarakat Pidie Jaya, untuk memimpin Pidie Jaya lima tahun kedepan," katanya.

Komentar

Loading...