Unduh Aplikasi

Tiyong Instruksikan Sisihkan Gaji Tangani Covid-19, Darwati Sudah Sumbang Beras 2 Ton

Tiyong Instruksikan Sisihkan Gaji Tangani Covid-19, Darwati Sudah Sumbang Beras 2 Ton
Ketua Umum PNA versi KLB, Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong. Foto: Facebook Samsul Bahri

BANDA ACEH - Penyebaran wabah Covid 19 atau virus corona saat ini semakin meluas di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Begitu juga dengan Aceh. Baik yang positif terinfeksi Covid 19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Orang Dalam Pengawasan (ODP) jumlah semakin bertambah setiap hari. Karena itu untuk kepentingan pencegahan dan penanggulangan corona, Pemerintah Aceh kemudian melaksanakan kebijakan pembatasan sosial bagi masyarakat.

Meningkatnya kasus tersebut otomatis membuat kebutuhan akan peralatan dan perlengkapan medis juga meningkat tajam. Akibatnya banyak Fasilitas Kesehatan (Faskes) baik Rumah Sakit maupun Puskesmas kesulitan menyediakan kebutuhan medis tersebut. Terutama Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis.

Sementara itu akibat pelaksanaa kebijakan pembatasan aktivitas diluar rumah mengakibatkan sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari - hari karena hilangnya sumber penghasilan.

"Kami menerima banyak laporan dari masyarakat, bahwa ada sebagian dari saudara kita yang tidak jelas biaya untuk kehidupan sehari- hari. Ini terutama terjadi pada mereka yang bekerja dengan upah dan penghasilan harian," kata Ketua Umum PNA versi KLB, Samsul Bahri bin Amiren alias Tiyong, Rabu (4/1).

Menurutnya mereka harus segera diberikan perhatian oleh berbagai pihak. Bahkan, pihaknya juga terima laporan dari daerah, banyak rumah sakit dan puskesmas masih kekurangan masker dan APD lainnya. Ini tentu sangat memperihatinkan. Masker saja tidak tersedia apalagi APD lainnya.

"Saya selaku Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA) menginstruksikan kepada seluruh Anggota DPRA dan DPRK dari Fraksi PNA agar menyisihkan sebagian gaji untuk membantu penanganan Covid 19," ujarnya.

Ia menegaskan instruksi ini wajib dipatuhi oleh setiap anggota Dewan dari PNA. Ia juga sudah perintahkan Fraksi PNA DPRA untuk potong sebagian gaji anggota. Berdasarkan laporan Ketua Fraksi, tahap awal sudah terkumpul Rp 30 juta rupiah.

Baca: Darwati A Gani Salurkan Dua Ton Beras untuk Warga Miskin

"Untuk anggota DPRK, saya minta DPW PNA untuk mengkoordinirnya," jelasnya.

Dana yang terkumpul tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat ekonomi lemah yang rentan terdampak kebijakan penanggulangan Covid 19. Bantuan tersebut kemungkinan dalam bentuk Sembako.

"Sebagiannya lagi mungkin akan kami gunakan untuk menyalurkan APD kepada tenaga medis. Walaupun mungkin nilainya tidaklah besar, tapi inilah wujud empati kami di PNA terhadap masyarakat Aceh dalam menghadapi musibah ini," kata Tiyong.

Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Darwati A Gani menyalurkan bantuan sembako berupa 2 ton beras kepada masyarakat di tengah situasi karantina wilayah untuk mencegah penyebaran Covid -19. Bantuan tersebut disalurkan dibeberapa titik dikawasan Banda Aceh dan Aceh Besar.

"Bantuan beras tersebut disalurkan khusus kepada masyarakat miskin yang berdampak langsung terhadap wabah Covid-19. Dalam kondisi saat ini sekecil apapun peran harus kita ambil untuk mengurangi dampak sosial yang ditimbulkan ditengah masyarakat," kata Darwati, Selasa (31/3).

Darwati A Gani yang juga Ketua Harian PNA versi Irwandi Yusuf, juga sudah menyumbangkan seluruh gaji dan tunjangannya selama tiga bulan kedepan.

"Seluruh gaji dan tunjangan. Awalnya tiga bulan dulu, nanti bisa berlanjut sesuai kemampuan," ungkap Darwati

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...