Unduh Aplikasi

Tipu Temannya Saat Beli Eskavator, Warga Simuelue Ini Diringkus Polisi

Tipu Temannya Saat Beli Eskavator, Warga Simuelue Ini Diringkus Polisi
Foto: Ist

SIMEULUE - M. A (45) warga Desa Labuham Bajau, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, diringkus personil Satuan Reskrim Polres setempat karena menipu temannya sendiri saat membeli satu unit eskavator.

Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kasat Reskrim Ipda Muhammad Rizal kepada AJNN, Minggu (27/9) mengatakan, penipuan tersebut terjadi pada Nobember 2018 lalu.

Waktu itu, kata Kasat Reskrim, korban atas nama Karmanuddin (45) warga Desa Labuhan Bajau, pergi ke Medan bersama pelaku M.A dan dua teman lainnya berinisial IA, AW untuk membeli satu unit eskavator merk Komatsu.

Setelah sampai di Medan, korban melakukan transaksi dengan penjual alat berat. Kemudian korban kembali ke Simeulue sendiri, sedangkan pelaku M.A dan AW serta IA tinggal di Medan untuk keperluan surat-surat pembelian.

Korban, kata Kasat Reskrim, waktu itu menitip pesan kepada IA jika dibuat surat perjanjian jual beli dibuat atas nama IA saja.

Parahnya, kata Kasat, tanpa sepengetahuan yang lain, pelaku M.A datang ke gudang pembelian alat berat dan menyodorkan KTPnya untuk dibuat surat perjanjian jual beli atas namanya.

Pelaku mengaku disuruh oleh korban untuk dibuat atas nama dirinya. Setelah dibuat atas nama pelaku. Kemudian pelaku dan AW membawa eskavator tersebut ke Simeulue.

Korban, kata Kasat, sempat menghubungi penjual eskavator menanyakan tentang surat perjanjian jual beli eskavator tersebut. Penjual mengatakan surat perjanjian jual beli sudah dibuat atas nama M.A.

"Merasa ada yang tidak beres, korban kemudian mencoba menghubungi pelaku, namun tidak diangkat. Kemudian korban menghubungi saudaranya untuk datang menemui pelaku. Setelah diadakan musyawarah secara kekeluargaan ternyata tidak ada hasil kesepakatan," kata Kasat Reskrim.

Bahkan eskavator tersebut kemudian dijual oleh pelaku kepada orang lain.

Tak terima atas perbuatan pelaku, kata Kasat, korban kemudian membuat laporan ke Polres Simeulue dan pada Sabtu 26 September 2020 kemarin pelaku berhasil diringkus.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti satu unit eskavator. 

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal tindak pidana penipuan atau penggelapan," ungkap Kasat Reskrim.

Komentar

Loading...