Unduh Aplikasi

Tingkat Kesadaran Berlalulintas Masyarakat Pidie Jaya Masih Sangat Minim

Tingkat Kesadaran Berlalulintas Masyarakat Pidie Jaya Masih Sangat Minim
Satlantas Polres Pidie melakukan operasi zebra rencong tahun 2018 di depan pos Polantas Pidie Jaya. (foto Muksal/ajnn direkam 12 November 2018)

PIDIE JAYA – Tingkat kesadaran masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya dalam berlalu lintas dinilai masih sangat kurang, hal itu juga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang mengakibat korban jiwa.

“Untuk di Kabupaten Pidie kesadaran pengendara dalam berlalu lintas sudah ada peningkatan. Namun di Kabupaten Pidie Jaya, tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih sangat minim,” kata Kapolres Pidie AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar melalui Kasatlantas AKP Radhika Angga Rista kepada AJNN di ruang kerjanya, Selasa (13/11).

Pada hari terakhir operasi zebra yang dilaksanakan di depan Pos Polantas Pidie Jaya kemarin, kata dia, setidaknya sebanyak 287 unit pengendara terjaring razia di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Pidie itu.

“Kebanyakan pengendara yang ditilang dalam razia di Pidie Jaya kemarin karena tidak mengunakan helm, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan juga tidak dapat menunjukkan surat kelengkapan kenderaan,” jelasnya.

Ketika ditanyai terkait dump truck pengangkut pasir yang kabarnya milik perusahan Takabeya yang juga ikut terjaring razia saat hendak membawa pasir sirtu untuk pembangunan pelebaran jalan nasional di Pidie Jaya, ia menegaskan penilangan yang dilakukan anggotanya terhadap truck tersebut sudah tepat.

“Dum truck yang membawa pasir tersebut tidak dapat menunjukan kelengkapan surat kenderaan, jadi bagaimanapun kenderaan itu harus ditilang. Terlebih dum truck tersebut tidak menutup muatan berisi pasir yang sewaktu-waktu dapat mengancam pengguna jalan lainnya,” tegas mantan Kasatlantas Polres Aceh Tengah itu.

AKP Radhika menjelaskan, untuk kenderaan yang ditilang dalam operasi zebra kemarin, pemilik kenderaan mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Meureudu. Sementara yang terjaring razia sebelumnya tetap akan mengikuti sidang di PN Sigli.

“Yang terjaring razia kemarin sebanyak 287 penilangan akan mengikuti sidang di PN Mereudu. Untuk penilangan sebelumnya yang juga wilayah razia di Pidie Jaya akan mengikuti sidang di PN Sigli,” jelas AKP Radhika.

Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...