Unduh Aplikasi

Tindakan Arogansi ke Wartawan, Polda Aceh: Orang Sipil, Bukan Anggota Polisi

Tindakan Arogansi ke Wartawan, Polda Aceh: Orang Sipil, Bukan Anggota Polisi
Markas Polda Aceh. Foto: Tribratanewsaceh.com.

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengklarifikasi terkait tindakan arogansi salah seorang oknum yang mengaku anggota Polda Aceh kepada salah seorang wartawan televisi nasional pada acara launching buku karya Winta Widada, istri Kapolda Aceh, di Museum Tsunami, Jum'at (19/2/2021).

Ps Sespri Spripim Polda Aceh, AKP Sandy Titah Nugraha menjelaskan, oknum tersebut bukan polisi, melainkan sipil yang dipekerjakan secara freelance di mapolda setempat.

Baca: IJTI Aceh Kecam Tindakan Arogansi Oknum Anggota Polda Aceh

Ia mengatakan, perselisihan antara salah satu wartawan dan seorang freelance tersebut, karena bersenggolan saat mengambil gambar di lokasi doorstop pameran foto di museum Tsunami.

"Hanya orang sipil dan assisten D.O.P yang bekerja kepada saudara Irfan (tim kreatif) secara freelance," kata Sandy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/2/2021).

Kata Sandy, dari kedua belah pihak saling memiliki versi cerita masing-masing, sehingga tidak timbul titik temu.
 
"Selang beberapa lama, saya menyampaikan permasalahan tersebut kepada saudara Irfan sebagai tim kreatif yang memperkerjakan secara freelance orang tersebut," jelasnya.

Menurutnya, permasalahan hanya salah paham antar personal dan dapat diselesaikan dengan kepala dingin.

Sebab lanjut Sandy, pihaknya tidak bermaksud menghalang-halangi para jurnalis mengambil bahan berita dan gambar sesuai kebutuhannya.

"Kami sudah memberi teguran keras oleh saudara Irfan, dan diingatkan etika di lapangan dalam pengambilan gambar, serta lebih santun dan berhati-hati lagi dalam bersikap," pungkasnya.

Komentar

Loading...