Unduh Aplikasi

Tim Gabungan Tangkap Puluhan Pengemis dan Gelandangan di Banda Aceh

Tim Gabungan Tangkap Puluhan Pengemis dan Gelandangan di Banda Aceh

BANDA ACEH - Puluhan gelandangan dan pengemis (Gepeng) terjaring pada razia penyakit masyarakat (PEKAT) yang dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP kota Banda Aceh, Polresta Banda Aceh, POMDAM Iskandar Muda dan Dinas Sosial kota Banda Aceh, Kamis (3/11)

Pada razia pekat tersebut tim mulai menyisir di beberapa lokasi di antaranya taman impian di kawasan Peunayong dan di terminal Keudah Banda Aceh yang sering digunakan para gepeng untuk berteduh.

Kasip Ops Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh Hardi Karmi menyebutkan razia terhadap gepeng tersebut dilakukan lantaran keberadaan mereka sudah sangat menganggu ketenangan masyarakat, bahkan ada informasi para gepeng tersebut sudah terorganisir.

"Keberadaan gepeng di Kota Banda Aceh semakin hari semakin bertambah, ini sangat menganggu ketentraman masyarakat," katanya.

Para gepeng yang terjaring pada razia pekat tersebut kebanyakan dari kaum perempuan yang berusia masih remaja dan orang dewasa serta balitanya. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang anak punk yang sering mangkal di terminal Keudah.

"Para gepeng yang terjaring razia hari ini kebanyakan dari kota Banda Aceh, ada juga sebagian warga dari luar daerah," ujarnya.

Puluhan gepeng yang tertangkap, kata Hardi akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

"Mereka nantinya akan di data dan selanjutnya akan dibawa kerumah singggah untuk dibina," katanya.

Selain melakukan razia gepeng, Satpol PP juga akan melakukan sosialisasi terhadap para pengguna jalan tentang peraturan larangan memberi uang kepada para pengemis dan gelandangan.

"Jadi kami menghimbau agar penguna jalan untuk tidak memberi uang kepada para pengemis dan gelandangan, begitu juga pemilik cafe untuk tidak mengijinkan mereka meminta-minta kepada pelanggan yang sedang berada di dalam cafe atau warung tersebut," imbuhnya

Komentar

Loading...