Unduh Aplikasi

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 3000 Karung Bawang Ilegal di Aceh Tamiang

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 3000 Karung Bawang Ilegal di Aceh Tamiang
KM Tetap Semangat-1 bermuatan 3.000 karung bawang ilegal saat diamankan petugas. Foto: Ist

LANGSA - Tim gabungan terdiri dari Satgas Patkorkastima 25A Sektor Pesisir Timur Aceh, Kanwil DJBC Kepri, Kanwil DJBC Aceh, KPPBC TMP C Kuala Langsa, PSO Tanjung Balai Karimun menggagalkan penyelundupan sebanyak 3.000 karung bawang merah ilegal di perairan Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (14/8) kemarin.

Kepala KPPBC TMP C Kuala Langsa, M.Syuhadak yang dikonfirmasi AJNN, Kamis (15/8) menyebutkan, 3.000 karung barang ilegal tersebut diamankan dari kapal motor (KM) Tetap Semangat-1 dengan nomor lambung GT 20 No 246/QQ.

M.Syuhadak menjelaskan, penangkapan terhadap kapal penyelundupan barang ilegal tersebut dilakukan berdasarkan informasi dari Duta Patkorkastima pada Selasa 13 Agustus 2019. Informasi awal kapal itu berangkat dari Penang, Malaysia dengan tujuan Air Masin Aceh Tamiang.

Mendapat informasi tersebut, Satgas Patkorkastima BC 30005 melakukan patroli di wilayah perairan pantai timur Aceh.

"Alhasil pada Rabu 14 Agustus 2019 sekitar pukul 19.30 WIB di perairan Tamiang tepatnya posisi 04.34.06 U/ 098.37.00 T, Satgas Patkorkastima BC 30005 menjumpai dan langsung memeriksa kapal Kayu KM Tetap Semangat-1 itu," kata M. Syuhadak.

Di dalam kapal tersebut, kata dia, petugas menemukan satu orang nahkoda berinisial JS beserta empat anak buah kapal (ABK).

"Hasil pemeriksaan diduga telah terjadi pelanggaran ketentuan kepabeanan pasal 102 huruf a UU Kepabeanan, sehingga KM Tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd ditarik ke KPPBC TMP C Kuala Langsa untuk penanganan lebih lanjut," kata M.Syuhadak.

Selain 3.000 karung bawang ilegal, kata dia, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit kapal Kayu KM Tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd, satu set alat navigasi, satu set dokumen dan sejumlah telepon genggam.

"Saat ini kapal tersebut telah dibawa ke KPPBC TMP C Kuala Langsa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti telah diserahterimakan kepada penyidik KPPBC TMP C Kuala Langsa," ungkap M.Syuhadak.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...