Unduh Aplikasi

Tiga Terdakwa Penyelundup Rokok Ilegal di Aceh Utara Dituntut Enam Tahun Penjara

Tiga Terdakwa Penyelundup Rokok Ilegal di Aceh Utara Dituntut Enam Tahun Penjara
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA - Tiga terdakwa perkara penyeludupan 10.2 juta batang lebih rokok illegal jenis Luffman di perairan Tanah Jambi Aye, Kabupaten Aceh Utara dituntut enam tahun penjara. Ketiga terdakwa tersebut, Aji Darmawan (20), Muslim (42) dan Sadli (53).

Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Pipuk Firman Priyadi mengatakan, ketiga terdakwa dituntut enam tahun penjara dengan dipotong jumlah masa tahanan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan dengan denda masing-masing Rp500 juta.

“Jika dalam satu bulan denda tidak dibayarkan, maka hasil pendapatan atau harta benda terdakwa akan disita oleh Jaksa, jika tidak mencukupi makan akan diganti dengan kurungan penjara masing-masing enam bulan,” kata Pipuk kepada AJNN, Jumat (11/9).

Ketiga pelaku tersebut ditangkap oleh Bea Cukai Kanwil Aceh. Mereka menyelundupkan 10.2 juta batang lebih rokok illegal jenis Luffman.

Baca: Kronologi Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Aceh Utara

Penangkapan itu dilakukan dengan cara bersinergi dengan Kanwil Kepulauan Riau (Kepri) dan Pangkalan Sarana Operasi Tanjung Balai Karimun (PSO TBK).

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro mengatakan, bermula dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat kepada Bea Cukai Kanwil Aceh bahwa ada upaya pemasukan rokok ilegal asal Thailand melalui perairan Aceh. Baca: Bea Cukai Dikabarkan Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Aceh Utara

“Atas informasi ini, Bea Cukai Kanwil Aceh menindaklanjuti dengan meneruskan informasi ini kepada tim kapal patroli laut Bea Cukai BC 30004 yang sedang melakukan patroli laut di perairan pantai timur Provinsi Aceh,” katanya, Selasa (31/3).

Komentar

Loading...