Unduh Aplikasi

Tiga Rumah Milik Warga Kampung Bener Pepanyi, Bener Meriah Hangus Terbakar

Tiga Rumah Milik Warga Kampung Bener Pepanyi, Bener Meriah Hangus Terbakar
Petugas Damkar Bener Meriah saat memadamkan api di lokasi kebakaran di Kampung Bener Pepanyi. Foto: IST.

BENER MERIAH - Sebanyak tiga rumah milik warga Kampung Bener Pepanyi atau yang lebih dikenal dengan Darrah Darus, Kecamatan Bener Kelipah, Bener Meriah hangus terbakar.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi mengatakan bahwa hingga saat ini masih belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut, namun kerugian materil akibat kejadian ini mencapai ratusan juta rupiah.

Anwar juga mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan pihak BPBD Bener Meriah, rumah yang terbakar tersebut atas nama Maherdi (31), Hasbullah (61) dan Dasimah (64). Ketiganya merupakan warga Kampung Bener Pepanyi.

“Ada sebanyak 15 jiwa kehilangan tempat tinggal. Kami sudah menyerahkan bantuan masa panik berupa makanan, material bangunan dan lain-lain," ujar Anwar Sahdi.

Pada kesempatan yang sama Anwar juga mengatakan kalau api baru bisa dipadamkan setelah tim pemadam kebakaran Bener Meriah tiba di lokasi.

"Ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang kita turunkan dalam kejadian ini, kemudian ditambah juga bantuan satu unit mobil Water Canon milik Brimob," pungkas Anwar.

Sementara itu Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kasubag Humas dalam keterangan pers kepada sejumlah wartawan mengatakan  bahwa pihaknya sudah mengumpulkan dari sejumlah saksi. Saksi tersebut diantaranya Fikri (29) yang merupakan anak dari Dasimah.

Kepada pihak personil Polsek setempat menjelaskan bahwa posisi saksi saat itu baru saja pulang dari mengambil carger handphone dari rumah pamannya.

Kemudian menurut penuturan Fikri kepada polisi, pada saat masuk dalam rumah dengan rencana mau mengecas handphone, tiba-tiba saksi melihat asap dari dalam kamar Ibu kandung saksi yang posisi kamar berada di tengah -tengah rumah.

"Secara spontan saksi melakukan penyiraman api yang menyala dengan air beberapa timba dengan ember, namun karena api tidak bisa padam dan makin besar saksi langsung teriak bahwa terjadi kebakaran," ungkap Jufrizal.

Kemudian saksi atas nama Selfiani (24), adik kandung dari saksi pertama (Fikri), mengatakan setelah mendengar teriakan Fikri bahwa ada kebakaran, Selfiani langsung keluar dari dalam rumah menuju rumah pamannya yang kebetulan rumah tersebut bersebelahan dengan rumah Selfiani.

"Karena api sudah terlanjur besar menyala Selfiani lari kembali dalam rumah dengan menggendong anaknya yang posisi sedang tidur berumur kurang lebih 17 bulan dan kemudian lari keluar. Sementara api semakin membesar dan mulai merambat pada rumah dua dan rumah yang ketiga," ujar Jufrizal.

Menurut Jufrizal selain itu ada juga saksi mata yang menyebutkan bahwa hanya dalam waktu sekitar kurang lebih 15 menit ketiga unit rumah yang berkontruksi kayu tersebut 90 persen hangus terbakar.

Kemudian baru sekitar pukul 11.30 WIB mobil Pemadam Kebakaran dari Kecamatan Bandar tiba di TKP dan langsung melakukan proses pemadaman api yang masih menyala. Menurut Jufrizal apa baru bisa dipadamkan sekitar pukul 11.40 WIB. Pemadaman api berhasil dilakukan dengan menggunakan 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Adapun barang berharga yang ikut terbakar dalam 3 unit Rumah yang terbuat dari kayu tersebut. Diantaranya, Uang Tunai Rp40 Juta, emas 5 gram, Sepeda Motor suzuki Smash. Barang berharga itu semua merupakan milik Hasbullah.

"Untuk saat ini para korban kebakaran mengungsi di rumah keluarganya yang berada di Dusun Darussalam Kampung Bener Pepanyi Kecamatan Permata,"

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian sektor," tutup Iptu Jufrizal.

Komentar

Loading...