Unduh Aplikasi

Tiga Pimpinan DPRK Aceh Barat Resmi Dilantik

Tiga Pimpinan DPRK Aceh Barat Resmi Dilantik
Tiga pimpinan DPRK Aceh Barat resmi dilantik. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Syamsi Barmi, Ramli SE dan Kamaruddin resmi menduduki kursi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat secara difinitif.

Ketiganya resmi menjadi pimpinan DPRK setempat setelah diangkat Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 171.11/1636/2019 tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRK Aceh Barat

Ketiganya sah menjadi pimpinan dewan melalui prosesi pengambilan sumpah dan jabatan, serta pelantikan yang dilakukan Kepala Pengadilan Negeri Meulaboh, Zulfadli, Selasa (16/10) dalam sidang paripurna istimewa yang berlangsung di gedung DPRK setempat.

Ketiga pimpinan DPRK yang dilantik tersebut yakni Syamsi Barmi selaku ketua DPRK dari Partai Aceh, Ramli SE, wakil ketua satu dari Partai Amanat Nasional, dan Kamaruddin, wakil ketua dua dari Partai Golkar.

Usai dilantik, Syamsi Barmi mengatakan saat ini tugas menanti para anggota DPRK setempat dalam pembentukan alat kelengkapan dewan.

"Setelah resmi dilantik maka tugas kami selanjutnya adalah membentuk alat kelengkapan yakni membentuk komisi-komisi, Badan Anggaran, Badan Legeslasi dan mensahkan tata tertib dewan sebagai bentuk tugas dan fungsi dewan yakni fungsi legeslasi, fungsi anggaran dan fungsi kontrol," kata Syamsu Barmi.

Baca: Syamsi Barmi, Ketua DPRK Aceh Barat

Saat ini, kata dia, ada lima fraksi yang terbentuk di DPRK setempat, yakni Fraksi PA, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra serta Fraksi Pedes.

Setelah terbentuknya alat kelengkapan dewan, kata dia, pihaknya akan segera melakukan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK).

"Harusnya R-APBK sudah kami bahas di minggu ke dua bulan ini, tapi karena belum adanya alat kelengkapan dewan, maka kami harus membahasnya terlebih dahulu," ungkap Romi--sapaan akrab Syamsi Barmi.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Ramli MS, berharap DPRK dapat bersinergi dengan pemerintahan. Hal ini, kata dia, untuk mempercepat proses pembangunan di kabupaten berjuluk bumi Teuku Umar tersebut.

Ia juga berharap kepada DPRK setempat untuk mempercepat pembahasan dan pengesahan APBK yang akan diajukan segera oleh pemkab, sehingga pelayanan prima bagi masyarakat dapat terwujud.

"Kami juga berharap adanya saran, kritik dan solusi bagi pemerintah untuk perbaikan-perbaikan, namun bukan kritik yang kepentingan yang dipertaruhkan," kata Bupati.

Komentar

Loading...