Unduh Aplikasi

Tiga Pelaku Perdagangan Sisik Trenggiling Ditangkap

Tiga Pelaku Perdagangan Sisik Trenggiling Ditangkap
Polisi memperlihatkan tersangka dan barang bukti kasus perdagangan sisik trenggiling. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Tiga pelaku perdagangan sisik satwa dilindungi jenis trenggiling ditangkap Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP Taufik mengatakan penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda. Pada penangkapan pertama petugas mengamankan dua tersangka berinisial KF di kawasan Kuta Alam Banda Aceh dari penangkapan itu petugas menemukan sisik trenggiling di dalam tas dibawanya.

Dari penangkapan itu, lanjut Taufik, petugas juga mengamankan dua tersangka lainnya. Dari keterangan KF, sisik trenggiling seberat 6,3 kilogram itu diperoleh dari AZ dan FM.

"FM ditangkap di kawasan Seulimum, Aceh Besar berdasarkan pengembangan penangkapan pertama dari dua tersangka KF dan AZ di kawasan Kuta Alam. Hewan tringgiling tersebut di buru di kawasan hutan di Aceh Besar," kata Taufik, Rabu (21/8).

Sisik trenggiling, kata Taufik sering di buru, informasi menyebutkan sisik trenggiling digunakan sebagai bahan dasar psikotropika jenis Sabu.

"Indikasinya sisik trenggiling ini bahan dasar buat narkoba, selain itu juga untuk obat," ucapnya.

Selain mengamankan sisik tringgiling, petugas juga mengamankan 115 duri landak dari tiga pelaku tersebut.

"Tapi hanya trenggiling hewan yang dilindungi. Sementara untuk hewan landak bukan hewan yang dilindungi," ujar Taufik.

Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Komentar

Loading...