Unduh Aplikasi

Tiga Mantan Aparatur Desa Alue Sikaya Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa

Tiga Mantan Aparatur Desa Alue Sikaya Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Kapolres Aceh Barat memperlihatkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi dana desa

ACEH BARAT - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat menetapkan tiga mantan aparatur Desa Alue Sikaya, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana desa.

Tiga aparatur Desa Alue Sikaya yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut yakni HD mantan kepala Desa Periode 2006-2017, MT, Kaur Pembangunan Periode 2013 hingga 2017 serta MZ, bendahara desa periode 2015-2017.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Bobby Aria Prakasa, SIK mengatakan ketiganya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyalahgunaan dana Desa tahun anggaran 2013, 2015, 2016 dan 2017.

"Ketiganya kita tetapkan tersangka setelah adanya hasil audit dari Inspektorat," kata Kapolres, kepada wartawan, Rabu, (18/9).

Dikatakannya atas perbuatan tiga tersangka tersebut negara mengalami kerugian senilai 318 juta lebih. Adapun penyalahgunaan tersebut, kata dia, melakukan pengurangan volume pada sejumlah kegiatan proyek yang dilaksanakan di desa.

Sejumlah pengurangan volume tersebut seperti pada pembangunan jalan baru di desa maupun jalan terobos. Modus yang dilakukan ketiga dengan membuat laporan fiktif atas kegiatan tersebut.

Setelah ditetapkan tersangka, kata dia, kini pihaknya telah melakukan penahanan terhadap tersangka. Adapun penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut dilakukan Polres setempat setelah adanya laporan dari masyarakat.

"Atas perbuatanya ketiganya dikenakan pasal pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas undang-undang nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasa Tindak Pidana Korupsi jouncto pasal 55 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat empat tahun atau denda paling sedikit 200 juta paling banyak satu miliar," ujarnya.

Adapun bukti yang diamankan berupa hasil audit, KPK serta laporan keuangan Dana Desa 2013, 2015,2016 dan 2017

iPustakaAceh

Komentar

Loading...