Unduh Aplikasi

Tiga Kali Ganti Kadis, Puskesmas di Baktiya Masih Terbengkalai

Tiga Kali Ganti Kadis, Puskesmas di Baktiya Masih Terbengkalai
Kondisi Puskesmas yang belum difungsikan. Foto: Ist

ACEH UTARA - Anggota DPRK Aceh Utara, Terpiadi A. Majid mengatakan, keberadaan gedung bangunan puskesmas terbengkalai di Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, tersebut merupakan contoh pembangunan yang top down (atas kebawah) bukan bottom up (bawah keatas).

"Inilah salah satu contoh pembangunan yang top down bukan bottom up, sehingga puskesmas itu terbengkalai. Karena keberadaannya belum dibutuhkan masyarakat," kata Terpiadi A. Majid, kepada AJNN, Selasa (21/4).

Politisi Partai Gerindra itu menyebutkan, kontruksi bangunan puskesmas yang sudah rampung tersebut sudah terbengkalai kurang lebih 10 tahun lamanya. Harusnya itu perlu diusut tuntas oleh pihak terkait dan berwenang.

"Empat kadis dan tiga orang ketua DPRK diganti, yang namun gedung bangunan fasilitas kesehatan masyarakat itu masih juga terbengkalai tanpa ada sebuah solusi," ujar Terpiadi.

Carut marut persoalan itu menurut Terpiadi, mau tiga kali lagi ganti kadis atau ketua dewan lagi bangunan tersebut tetap akan terbengkalai. Pasalnya karena tidak mungkin dalam satu kecamatan akan difungsikan dua puskesmas yang jaraknya hanya terpaut beberapa kilometer saja.

"Mestinya bangunan itu harus dipikirkan secara bersama untuk dijadikan fungsi dan kegunaan lain bagi masyarakat agar tidak terbengkalai," urainya.

Baca: Bupati Minta Kadiskes Segera Fungsikan Bangunan Puskesmas Terbengkalai di Baktiya

Terpiadi menuturkan, bila menilik dan membuka lembaran lama terkait hal tersebut. Maka pertanyaannya adalah siapa panggar kala itu, dan anggota dewan yang mengawasi siapa.

"Dalam perencanaan pembangunan itu, apakah itu didasari oleh kebutuhan masyarakat atau kebutuhan "peng griek" asal udah jadi dikerjakan tanpa azas manfaat oknum tersebut," kata Terpiadi.

Menurutnya, persoalan itu perlu diusut tuntas dengan sebuah solusi, agar tidak lahir asumsi negatif di tengah masyarakat. Sebagaimana yang telah diangkat kembali oleh Komisi III DPRK Aceh Utara.

"Apakah selama kurun waktu tersebut Pemkab Aceh Utara tertidur pulas dalam hal puskesmas tersebut. Atau baru terbangun setelah disuarakan kembali oleh Komisi III," pungkasnya.

Komentar

Loading...