Unduh Aplikasi

RAPAT PEMILIHAN PIMPINAN KOMISI

Tiga Fraksi Keluar, Ketua DPRK Pidie: Rapat Lancar dan Tidak Gaduh

Tiga Fraksi Keluar, Ketua DPRK Pidie: Rapat Lancar dan Tidak Gaduh
Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail. Foto: AJNN.Net/Salman

PIDIE - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Mahfuddin Ismail menyikapi aksi walk out (keluar) tiga fraksi dalam penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dengan agenda pemilihan pimpinan komisi-komisi.

Mahfuddin Ismail kepada AJNN, Sabtu (9/11) mengatakan rapat paripurna penetapan AKD yang dilaksanakan pada 08 November (kemarin) sudah tepat dan sah sebagaimana mekanisme yang berlaku.

“Artinya sidang penetapan AKD kemarin berjalan mulus dan tidak gaduh serta tidak pula melanggar kesepakatan yang sudah dibuat bersama oleh semua ketua fraksi di DPRK Pidie,” ujarnya.

Selaku Ketua DPRK Pidie, ia mengau sudah membangun komunikasi yang intens dengan semua fraksi jauh-jauh hari, karena pada prinsipnya setiap pengambilan keputusan adalah dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat.

Sebelum penyusunan komposisi masing-masing AKD dibahas bersama, para pimpinan dewan dan semua ketua dari tujuh fraksi pada Kamis (7/11), sudah duduk bersama melakukan musyawarah dan mufakat.

Baca: Rapat Pemilihan Pimpinan Komisi Gaduh, Wakil Ketua DPRK Pidie Ikut Keluar

Hasil musyawarah semua fraksi sepakat untuk mengirimkan nama-nama anggota fraksi masing-masing dalam keanggotaan semua AKD. Kesepakatan bersama itu tertulis dalam berita acara rapat dan ditanda tangani oleh semua ketua fraksi di DPRK Pidie.

“Saya melihat mungkin aksi walk out tiga fraksi adalah bentuk solidaritas bersama mereka. Karena jauh-jauh hari mereka sudah membentuk koalisi bersama, mungkin salah satu isunya tentang rencana pembagian pimpinan-pimpinan AKD di DPRK, toh menjelang injury time pemilihan AKD koalisi mereka terpecah belah dan akhirnya tidak mendapat satupun porsi pimpinan AKD,” katanya.

Tiga fraksi terdiri Demokrat, Golkar dan PAN-PKB memilih walk out, sehingga belum dilakukan pemilihan AKD, seharusnya mereka (tiga fraksi) mengikuti proses pemilihan pimpinan AKD sampai tuntas karena yang memilih pimpinan AKD itu adalah anggota AKD itu sendiri.

“Seharusnya kawan-kawan dari tiga fraksi tersebut lebih bijak dengan mengikuti proses dulu sampai tuntas dengan melakukan lobi - lobi politik. Saya melihat itu adalah dinamika politik, jadi semua kita harus menerima kenyataan,” ujar Mahfud.

“Kedepan saya sebagai pimpinan DPRK Pidie tetap melakukan komunikasi dengan merangkul kembali kawan-kawan fraksi koalisi Pidie Hebat, sebagaimana nama Koalisi Pidie Hebat, kami yakin kedepan mereka lebih hebat dalam mengambil kebijakan,” tambah politisi Partai Aceh (PA).

Komentar

Loading...