Unduh Aplikasi

THR ASN di Aceh Dibayar Sesuai Gaji Bulan Mei

THR ASN di Aceh Dibayar Sesuai Gaji Bulan Mei
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Aparatur Sipil Negera (ASN) dan penerima pensiunan sebesar gaji dan tunjangan yang diterima pada Mei 2018. Hal tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2018.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan pemberian THR dan tunjangan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta pensiunan tersebut bersumber dari anggaran transfer Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikirimkan Pemerintah Pusat.

"Jumlah THR yang dibayarkan kepada ASN dan penerima pensiunan di provinsi itu sebesar gaji dan tunjangannya pada bulan Mei 2018, yang sumbernya dari transfer DAU," kata Saifullah Abdulgani saat dikonfirmasi, Selasa (5/6) malam.

Kata SAG--sapaan akrab Saifullah Abdulgani--pemerintah telah mempersiapkan alokasi dana THR tersebut jauh-jauh hari melalui penambahan DAU yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam Pergub Aceh Nomor 5 Tahun 2018 APBA tahun anggaran 2018.

Tetapi, lanjutnya, pemerintah tidak mengumumkan terlebih dahulu adanya pemberian THR ini kepada ASN, TNI, Polri, Pejabat Negara, serta penerima tunjangan pensiun, karena untuk menekan laju inflasi.

"Namanya THR yang dibayar jumlahnya sebesar satu bulan gaji dan diambil dari DAU. DAU tersebut dana transfer dari pusat. Jadi tidak membebani anggaran daerah, hanya saja DAU itu yang sejatinya untuk gaji pegawai dipakai atas kebutuhan lain di daerah," jelasnya.

SAG menuturkan, gaji PNS, TNI, Polri, dan pensiunan ini sejak dulu menjadi beban anggaran pusat yang ditransfer ke daerah otonom. Karena itu pemerintah daerah tidak menolaknya lantaran pembayaran ini perintah dari Pemerintah Pusat.

"Uangnya dari pusat, dan diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP)," tuturnya.

Namun, SAG tidak mengetahui detail total pengeluaran anggaran untuk sebulan gaji pegawai dan penerima pensiunan tersebut di provinsi.

"Angka persisnya harus lihat data di Dinas Keuangan Aceh," ujar SAG.

Komentar

Loading...