Unduh Aplikasi

Terkait penangkapan mantan Sekretaris FPI Kota Banda Aceh

Tgk Muslim: Tidak Ada Hubungan dengan FPI Aceh

Tgk Muslim: Tidak Ada Hubungan dengan FPI Aceh
Tgk Muslim At Thahiri . Foto: IST

BANDA ACEH - Imam Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslim At Thahiri menjelaskan bahwa penangkapan mantan sekretaris FPI Kota Banda Aceh, berinisial Tgk AB oleh pihak Polda Aceh tidak ada sangkut-pautnya dengan FPI Aceh

Menurut Tgk Muslim, Tgk AB yang pernah menjabat sebagai sekretaris FPI Kota Banda Aceh itu sudah lama tidak lagi sebagai anggota FPI Aceh.

Baca juga: Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Mantan Sekretaris Ormas Ditahan Polisi

"Saya kira itu urusan individu dan tidak ada sangkut paut dengan FPI. Karena yang bersangkutan sudah lama tidak lagi sebagai anggota FPI Aceh," kata Tgk Muslim, saat dihubungi AJNN, Sabtu (21/11).

Tgk Muslim mengatakan, Tgk AB yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian sudah dua tahun tidak aktif dalam organinasi FPI Aceh. Sehingga ia sangat prihatin atas perbuatannya yang telah menghina institusi Polri.

"Kira - kira sudah dua tahun tidak aktif lagi di FPI, dan kita sangat sesali bila betul dia menghina intansi penegak hukum," ungkapnya.

Seperti diketahui, mantan sekretaris Organisasi Masyarakat (Ormas) di Banda Aceh berinisial Tgk AB ditahan Polda Aceh lantaran menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial. 

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta menyebutkan Tgk. AB ditahan terkait postingan di akun Facebook pribadi yang menyerang Pemerintah dan institusi Polri. Dari pengakuannya, yang bersangkutan pernah menjabat Sekretaris Front Pembela Islam (FPI).

"Di akun Facebook dan video yang di postingnya, ada unsur ujaran kebencian terhadap institusi Polri terutama terhadap Kapolri," kata Kombes Pol Margiyanta didampingi Ps.Kasubdit V Siber, Kompol Mugi Prasetyo, Sabtu (21/11). 

Postingan di media sosial yang menyudutkan pemerintah dan institusi Polri, kata Kombes Pol Margiyanta sudah lama di pantau oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri dan Polda Aceh.

"Postingannya di akun Facebooknya sudah lama di pantau Mabes Polri dan Polda lewat patroli Siber," ucapnya 

Saat ini, kata Kombes Pol Margiyanta, mantan sekretaris Ormas, Tgk. AB telah ditetapkan tersangka kasus ujaran kebencian dan ditahan penyidik unit Siber Polda Aceh guna pemeriksaan lebih lanjut. 

"Yang bersangkut dijerat dengan UU ITE. Dalam kasus ini polisi telah memeriksa lebih dari tiga orang saksi termasuk ahli," ungkap Kombes Pol Margiyanta.

Komentar

Loading...