Unduh Aplikasi

Tertunda Akibat Refocusing Anggaran, Uang Saku Anak Panti Asuhan Ladong Sudah Disalurkan

Tertunda Akibat Refocusing Anggaran, Uang Saku Anak Panti Asuhan Ladong Sudah Disalurkan
Kepala UPTD Rumoh Sejahtera Bejroh Meukarya, Yusri menyerahkan uang jajan secara simbolis kepada anak-anak panti. Foto: AJNN/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Anak-anak tuna netra yang diasuh di Panti Asuhan Ladong, Aceh Besar atau UPTD Rumoh Sejahtera Bejroh Meukarya milik Dinas Sosial Aceh terlihat sangat bahagia setelah menerima uang saku yang sempat tertunda pembagiannya akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Uang saku yang diserahkan itu selama enam bulan sejak Januari hingga Juni 2020. Tertundanya penyerahan uang itu karena kesalahan input nomor rekening dan diikuti refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Kepala UPTD Rumoh Sejahtera Bejroh Meukarya, Yusri menyerahkan secara langsung uang saku selama enam bulan kepada anak-anak panti yang berjumlah 50 orang, Senin (29/6) sore. Dimana setiap harinya, anak-anak panti mendapatkan jatah uang saku sebesar Rp 10 ribu.

"Allhamdulillah setelah refocusing anggaran dan setelah direvisi DPA akhirnya uang saku sudah bisa kami salurkan," kata Yusri.

Ia mengaku lega setelah membayarkan seluruh uang saku anak panti. Pasalnya selama ini semuanya tersendat karena adanya refocusing anggaran penanganan Covid 19. Kedepan, anak-anak panti juga akan mendapatka baju lebaran.

"Karena lebaran Idul Fitri kemarin tidak dibelikan karena anggaran direfocusing, makanya nanti di Idul Adha akan dibelikan sekalian dengan Idul Fitri," ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan jumlah uang yang diterima oleh anak-anak panti selama enam bulan sebesar Rp 1.8 juta. Dimana setiap bulan mereka mendapatkan uang sekitar Rp 300 ribu.

"Kalau dalam satu bulan 30 hari, jadi mereka dapat Rp 300 ribu, kalau hanya 29 hari, dapatnya Rp 290 ribu, artinya satu hari jatah usng saku Rp 10 ribu," ujarnya.

Untuk itu, ia juga menyampaikan maaf kepada anak-anak panti yang sempat tersendat pembayaran uang saku tersebut. Kalau sebelumnya, mereka diberikan uang saku setiap satu bulan sekali, dan akan dibayarkan pada awal bulan.

"Kedepan pembayaran sudah normal kembali," jelasnya. 

Komentar

Loading...