Unduh Aplikasi

Tertibkan Aset, Pemkab Pidie Gandeng Kejaksaan

Tertibkan Aset, Pemkab Pidie Gandeng Kejaksaan
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE - Pemerintah Kabupaten Pidie menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie untuk mendata seluruh aset baik bergerak maupun tidak bergerak yang ada dibeberapa Satuan Kerja Perangkat (SKPK) dan termasuk aset bergerak yang masih belum dikembalikan.

“Pemerintah Pidie telah melakukan MoU dengan pihak Kejaksaan untuk menata dan menertibkan aset,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Idhami kepada AJNN, Selasa (28/7).

Idhami menuturkan, sesuai rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) ada beberapa SKPK jajaran Kabupaten Pidie, asetnya perlu didata kembali contohnya pada dinas perindagkop terkait sewah tanah, dan dibeberapa SKPK lainya.

“Ada aset dibebarapa SKPK perlu didata secara resmi maka kita gandeng pihak Kejaksaan untuk melakukan pendataan aset,” ujarnya yang juga selaku  Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Pidie    

Dia menambahkan, sesuai instruksi lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pemerintah dapat menggandeng pihak kejaksaan untuk membantu dalam hal penertiban aset.  

Sementara Kejari Pidie Efendi menyebutkan, ada bebarapa aset bergerak yang menjadi aset daerah sudah dikembalikan seperti kenderaan roda dua. Kejaksaan akan terus membantu pemerintah setempat terkait penertiban, peyelamatan dan pemulihan aset.

“Kami terus berusaha membantu pemerintah setempat untuk penyelamatan aset sehingga aset negara akan tertib, artinya yang menyangkut keuangan negara kita akan selamatkan,” ujarnya.      

Lanjut Efendi, tidak tertutup kemungkinan ada aset-aset pemerintah yang saat ini masih dikuasai pihak lain maka perlu diselamatkan. Kita akan terus berkoordianasi dengan pemerintah setempat untuk menertibkannya.

“Yang jelas ketika aset dikuasai siapapun yang tidak berhak maka kewajiban kami dengan pemerintah setempat selaku pemohon untuk menindaklanjutinya supaya aset tersebut dikembalikan,” kata Efendi        

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...