Unduh Aplikasi

Tertahan BPKP, Polres Pidie Tak Bisa Usut Kasus Dana Aspirasi

Tertahan BPKP, Polres Pidie Tak Bisa Usut Kasus Dana Aspirasi
Foto: Tempo
PIDIE - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh, belum menyelesaikan audit kerugian negara dalam kasus tindak korupsi pembangunan Massjid Tgk Dimeureuhom Kandang, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
 
Baca: Polres Pidie Usut Proyek Dana Aspirasi Mantan Anggota DPR Aceh

"Sudah tiga bulan lalu berkas kasus ini sudah kami serahkan ke BPKP Aceh di Banda Aceh. Tapi hingga sekarang belum ada hasil auditnya,” kata Kapolres Pidie, Muhajir SIK MH melalui Kasatreskrim AKP P. Harahap kepada wartawan di Mapolres Pidie, Senin (21/3). 

Menurutnya, lambannya hasil audit BPKP membuat Polres Pidie terkendala proses penanganan kasus korupsi secara cepat dan tepat. Sehingga terkesan BPKP belum sepenuhnya memberi dukungan untuk memproses kasus korupsi yang saat ini sedang ditanganinya.

Baca: Polres Pidie Didesak Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Dana Aspirasi Dewan

"Kami tidak ingin publik menduga-duga secara negatif pada Polres Pidie bahwa pengungkapan kasus tindak pidana korupsi dianggap tidak serius,”ujarnya.

Padahal menurutnya, beberapa saksi dalam kasus tindak korupsi pembangunan mesjid Tgk Dimeureuhom Kandang sudah diperiksa. Namun nilai kerugian negara masih belum bisa diketahui, karena audit dari BPKP masih belum keluar,

Baca: Penyimpangan Dana Aspirasi di Pidie, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan BPKP

"Kami berharap dalam waktu dekat ini pihak BPKP dapat menyerahkan hasil auditnya sehingga kasus tindak pidana korupsi ini bisa terungkap secepatnya," harapnya.

Komentar

Loading...