Unduh Aplikasi

Tersangka Korupsi Perencanaan Pelabuhan Balohan Sabang Kembalikan Kerugian Negara

Tersangka Korupsi Perencanaan Pelabuhan Balohan Sabang Kembalikan Kerugian Negara
Tersangka kembalikan uang kerugian negara ke pihak Kejaksaan Negeri Sabang. Foto; Ist

BANDA ACEH - Tersangka dugaan korupsi perencanaan pembangunan pelabuhan Balohan Sabang menyerahkan uang Rp250 juta sebagai pengganti kerugian negara.

Kajari Sabang Choirun Parapat melalui Kasipidsus, Muhammad Rhazi mengatakan uang tersebut diserahkan oleh dua tersangka atas nama THK selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Badan Pengusahaan Kawasan Bebas Sabang (BPKS) dan MT, rekanan proyek perencanaan.

"Uang itu diserahkan pagi tadi, selanjutnya disimpan di Bank atas rekening titipan barang bukti Kejari Sabang," kata Rhazi, Senin (20/7).

Ia menyebutkan, kerugian neraga yang ditimbulkan dalam kasus perencanaan pembangunan pelabuhan Balohan Sabang hasil audit BPKP Provinsi Aceh mencapai Rp397.991.000.-

"Uang yang dikembalikan itu hanya sebagian dari kerugian negara dari hasil audit BPKP," ucapnya.

Baca: Kejari Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Review Desain Pelabuhan Balohan

Dalam kasus ini, tim penyidik Kejari Sabang telah menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi perencanaan pembangunan pelabuhan Balohan Sabang. Keduanya hingga kini belum ditahan, berkas perkara segera dilimpahkan ke pengadilan.

"Berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21. Dalam waktu dekat segera kita limpahkan ke pengadilan Tipikor Banda Aceh," sebutnya.

Seperti diketahui, proyek perencanaan pembangunan terminal pelabuhan penyeberangan Balohan, Sabang dianggarkan dalam APBN 2016 di Satuan Kerja BPKS Pekerjaan tersebut dilaksanakan PT Batel Indonesia dengan nilai kontrak Rp633,975 juta.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...