Unduh Aplikasi

Tersangka Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Plt Gubernur Diserahkan ke Jaksa

Tersangka Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Plt Gubernur Diserahkan ke Jaksa
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni'am memperlihatkan tersangka penyebar ujaran kebencian terhadap Plt Gubernur. Foto: AJNN/Muksal

PIDIE JAYA - Kepolisian Resort (Polres) Pidie Jaya telah merampungkan berkas perkara kasus ujaran kebencian yang dilakukan oleh RA melalui akun Facebook Abu Malaya terhadap Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni’am melalui Kasat Reskrim Iptu Dedy Miswar kepada wartawan, Senin (21/9) mengatakan, kasus ujaran kebenciat yang dilakukan RA di laman facebooknya yang menyebutkan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah ‘antek PKI’ itu sejatinya telah dinyatakan P21 pada  Rabu 9 September 2020. Namun tahap II atau penyerahan barang bukti dan tersangka baru dapat dilaksanakan hari ini.

Baca: Kejari Pijay Masih Teliti BP Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Plt Gubernur Aceh

“Sebenarnya P21 sudah lumayan lama, tetapi karena kondisinya seperti ini, maka penyerahan barang bukti dan tersangka baru dapat dilakukan hari ini,” kata Dedy.

Terpisah, Kajari Pidie Jaya Mukhzan melalui Kasi Pidum Aulia menyebutkan, sebelum tersangka diserahkan ke Kejaksaan, pemuda berusia 23 tahun yang mengendalikan akun Facebook Abu Malaya itu terlebih dulu dilakukan rapid tes untuk memastikan bebas dari Covid-19.

“Hari ini kami terima tahap II, tadi tersangka juga dilakukan rapid tes. Sementara ini tersangka masih dititipkan di Polres,” ujar Aulia via seluler.

Aulia menjelaskan, tersangka RA baru dapat ditahan di rutan apabila berkas kasus tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan.

“Sebelum ditahan di rutan, terlebih dulu harus dikarantina selama 14 hari. Kami titipkan tersangka di Polres untuk masa karantina sebelum ditahan di rutan,” jelas Aulia yang juga menyebutkan akan segera melimpahkan berkas perkara itu ke Pengadilan untuk disidangkan.

Komentar

Loading...