Unduh Aplikasi

Terpilih sebagai Tuan Rumah MTQ XXXV 2021, Ini Kelebihan Bener Meriah

Terpilih sebagai Tuan Rumah MTQ XXXV 2021, Ini Kelebihan Bener Meriah
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama wakil ketua DPR Aceh Hendra Budian, Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi saat meninjau lokasi pembangunan MTQ ke XXV tingkat provinsi di Kampung Wonosobo, Wih Pesam, Bener Meriah. Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam.

BENER MERIAH - Kabupaten Bener Meriah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV tingkat provinsi Aceh pada tahun 2021. Pemilihan ini menurut Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah berdasarkan "Meritokrasi" bukan kolusi. Kata Nova, ada sejumlah kriteria yang dijadikan acuan untuk menilai calon tuan rumah MTQ tingkat provinsi tersebut.

Semua kriteria itu diberi bobot, skor, dari semua itu Bener Meriah mendapatkan nilai lebih tinggi, ketimbang Simeulue, Aceh Selatan, Sabang, dan beberapa kabupaten lainnya. Lokasi pembangunan arena MTQ ini sendiri terletak di Kampung Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam.

"Jadi kami sangat objektif dan tanpa unsur politik (dipolitisasi), karena politisasi hanya ada di lembaga politik," ujar Nova Iriansyah kepada AJNN, Selasa (21/1/2020) di Bener Meriah.

Mengutip dari Kompasiana. Merit system atau meritokrasi adalah sebuah sistem yang menekankan kepada kepantasan seseorang untuk menduduki posisi atau jabatan tertentu dalam sebuah organisasi. Kepantasan diartikan sebagai kemampuan. Tanpa memandang latar belakang etnis, agama, afiliasi politik, atau status sosial mereka.

Kembali ke persoalan terpilihnya Bener Meriah sebagai tuan rumah MTQ XXXV tingkat provinsi Aceh. Pemilihan Kabupaten Bener Meriah sebagai tuan rumah MTQ XXXV tingkat provinsi sudah melalui pertimbangan dan analisa yang mendalam.

Menurut Asisten I Setdaprov Aceh M Jakfar, selain kelengkapan administrasi sangat baik, faktor kesiapan fasilitas pendukung seperti penginapan juga menjadi pertimbangan pihak tim seleksi calon lokasi MTQ menentukan terpilihnya kabupaten Bener Meriah, menurut Jakfar, penilaian tim dalam hal ini sangat objektif.

Tim seleksi calon Tuan rumah MTQ XXXV tingkat provinsi dipimpin oleh asisten I M Jakfar, wakil ketua Kadis Syariat Islam, Kepala Biro Isra, dan kepala Kanwil Kemenag Aceh dan beberapa tokoh masyarakat.

Anggaran Pembangunan Lokasi MTQ

M Jakfar menyebutkan bahwa anggaran pembangunan lokasi MTQ di Kabupaten Bener Meriah ditanggung bersama oleh pemerintah Aceh dan Pemkab Bener Meriah. Selain itu pemerintah kabupaten/kota lain juga memberikan kontribusi dana untuk pembangunan lokasi MTQ tersebut.

"Dana paling besar untuk pembangunan fisik berasal dari pemerintah Aceh, sedangkan sisanya dari pemkab Bener Meriah," ujar Asisten 1 Setdaprov Aceh, M Jakfar kepada AJNN.

Berkaca pada penyelenggaraan MTQ sebelumnya, kebutuhan anggaran untuk pembangunan lokasi MTQ diusulkan oleh pemkab setempat. Kemudian, dibahas oleh tim anggaran pemerintah Aceh dan disepakati dengan DPRA. Mengenai besaran anggaran memang tidak ada ketentuan.

Tapi selama ini menurut Jakfar, ada penambahan jumlah anggaran untuk setiap acara MTQ. Misalnya MTQ Aceh Timur sekitar 30 milyar lebih, MTQ Pidie sekitar 60 Milyar, sedangkan untuk Kabupaten Bener Meriah bisa lebih besar, tapi ini juga tergantung dari kemampuan pemerintah Aceh.

Selain itu pemerintah kabupaten/kota yang menjadi peserta MTQ juga memberikan kontribusi sebesar 50 juta rupiah. Kontribusi dana dari Kabupaten/Kota ini menurut Jakfar akan diatur secara khusus melalui Pergub dan dananya disetor langsung ke Pemkab Bener Meriah.

Wakil DPR Aceh, Hendra Budian mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi pihak DPR Aceh untuk tidak mendukung agenda provinsi ini apalagi ini merupakan kegiatan yang mempunyai tujuan mulia.

"Kami akan mendukung penuh kegiatan ini," ujar Hendra Budian.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi Mengatakan pihaknya sudah segala hal terkait penunjukan Kabupaten Bener Meriah sebagai tuan rumah MTQ XXXV tingkat provinsi. Salah satunya adalah dengan mencarikan tempat yang menurutnya sangat ideal dan strategis, selain itu, pemkab Bener Meriah juga mempersiapkan semua kebutuhan pembangunan di area lokasi MTQ.

"Kami juga sudah melakukan audiensi dengan pak gubernur, dan Alhamdulillah arahan dari pak gubernur sudah kami tindak lanjuti, dan kami juga telah melakukan rapat di Bener Meriah untuk penyesuaian lahan, penyesuaian denah, desain dan lainnya untuk mensukseskan MTQ pada Tahun 2021," ujar Tgk H Sarkawi kepada AJNN.

Lokasi MTQ untuk Tahun 2021 di Kampung Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, tersebut juga berada berdekatan dengan Bandara Rembele, Batalyon 114 SM, Polres Bener Meriah, Kamenag Bener Meriah, instansi vertikal lainnya, serta kodim yang akan disahkan pada bulan Juni atau Juli Tahun 2020, semua tidak jauh dari lokasi MTQ.

"Tempat menurut kami paling strategis di Kabupaten Bener Meriah, dengan pemandangan gunung berapi Burni Telong, menambah keindahan tempat ini," ujar Tgk. H. Sarkawi.

Lokasi MTQ ini mempunyai luas 7,5 hektare, walau belum mendekati seperti arahan PLT Gubernur yaitu 10 hektare, namun Tgk Sarkawi yakin lokasi ini sudah layak untuk lokasi area MTQ di Tahun 2021.

Komentar

Loading...