Unduh Aplikasi

Terpidana Mati Kasus Sabu dan Dalang Kerusuhan Lapas Dipindahkan ke Langsa

Terpidana Mati Kasus Sabu dan Dalang Kerusuhan Lapas Dipindahkan ke Langsa
Foto: Ist

ACEH UTARA - Ramli (55), salah satu komplotan pekara penyelundupan 70 kilogram sabu jaringan lintas negara yang divonis mati oleh Pengadilan Negeri Lhoksukon, Senin (28/10) dipindahkan ke Lapas Klas II B Langsa.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Miliardin melalui Kabag Ops Syukrif Panigoro menyebutkan, tidak hanya terpidana mati Ramli yang dipindahkan ke Lapas Klas II B Langsa. Namun terpidana hukuman seumur hidup atas nama Safrizal atas kasus pembunuhan serta dalang kerusuhan Rutan Lhoksukon ikut dipindahkan ke Langsa.

"Tidak hannya terpidana mati kasus penyelundupan sabu yang dipindahkan ke LP Langsa. Napi dalang kerusuhan Rutan Lhoksukon juga ikut dipindahkan kesana," ujarnya Selasa (29/10).

Syukrif Panigoro mengatakan kedua terpidana dan napi tersebut selama ini dititipkan di Rutan Lhoksukon. Untuk proses pemindahan kedua napi itu juga dilakukan dengan pengawalan ketat personil Polres Aceh Utara.

"Pemindahan keduanya didasari atas permintaan pihak cabang Rutan Lhoksukon," terangnya.

Tambah Syukrif, proses pemindahan kedua napi titipan tersebut berjalan dengan baik sesuai rencana tanpa ada hambatan.

"Kemarin sore sudah dilakukan proses serah terimanya kedua napi dengan pihak Lapas Langsa," pungkasnya.

Komentar

Loading...