Unduh Aplikasi

Terpidana Korupsi di Aceh Jaya Kembalikan Kerugian Negara Rp 500 Juta

Terpidana Korupsi di Aceh Jaya Kembalikan Kerugian Negara Rp 500 Juta
Kasi Pidsus, Yudhi Saputra bersama rekannya memperlihatkan uang kerugian negara Rp 500 juta. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Faisal Bin Kamaruzzaman, terpidana tindak pidana korupsi pengadaan meubelair SD, SMP, SMA/SMK/MA pada Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Jaya tahun anggaran 2016 lalu, mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 500 juta.

Uang cash yang diserahkan oleh pihak keluarga terpidana Faisal diterima oleh Kejaksaan Negeri Aceh Jaya diwakili oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Yudhi Saputra, Selasa (19/1) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Jaya, Candra Saptaji melalui Kasi Pidsus, Yudhi Saputra mengatakan pembayaran uang pengganti tersebut merupakan pidana tambahan yang dibebankan kepada terpidana karena adanya kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan terpidana.

"Bahwa sesuai dengan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 3800 K/Pid.Sus/2019 tanggal 18 November 2019, selain pidana pokok berupa pidana penjara dan denda terpidana Faisal Bin Kamaruzzaman juga dijatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1.946.406.881, jika terpidana tidak membayarkan uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun," kata Yudhi Saputra.

Baca: Dua Tersangka Mark Up Mobiler Dinas Pendidikan Aceh Jaya Ditahan

Sampai dengan saat ini, uang pengganti yang sudah disetorkan berjumlah Rp 827.777.777  dengan rincian uang rampasan Rp 40.000.000, uang hasil lelang 1 unit mobil Mitsubishi Pajero Sport milik terpidana Faisal senilai Rp 287.777.777, dan Rp 500.000.000 yang baru saja disetorkan oleh keluarga terpidana. 

Sehingga, sisa uang pengganti yang harus dibayarkan oleh terpidana sebesar Rp 1.118.629.104, jika terpidana tidak melunasi sisa uang pengganti tersebut, maka terpidana tetap akan menjalani pidana penjara dengan perhitungan pengurangan pidana penjara pengganti sesuai dengan uang pengganti yang telah dibayarkan.

"Terhadap uang pengganti Rp 500 juta, uang itu langsung akan disetorkan ke kas negara," pungkas Yudhi.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...