Unduh Aplikasi

Terowongan Hilang Tol Terbilang

Terowongan Hilang Tol Terbilang
Ilustrasi: pixzen

ARUS lalu lintas Banda Aceh-Aceh Jaya kembali terganggu. Jalur utama yang menghubungkan Banda Aceh ke daerah barat-selatan itu tertutup longsoran batu besar. Kemacetan panjang mengular.

Kepolisian terpaksa melakukan sistem buka-tutup untuk memberikan kesempatan kepada kendaraan dari dua arah berlawanan melintasi Kilometer 62. Para pelintas umumnya takut bebatuan dari tebing Geurutee kembali jatuh dan menimpa mereka.

Kejadian seperti ini sering kali terjadi. Terutama di saat hujan lebat turun. Dinding batu terpisah digerus air hujan. Di musim hujan seperti sekarang, banyak pengemudi memilih perjalanan siang hari. Mereka takut terjebak dalam longsor di atas bukit batu bertepi laut itu. Kondisi ini berlangsung menahun.

Namun hingga saat ini, upaya yang dilakukan hanya sekadar tambal sulam. Padahal, di masa Gubernur Zaini Abdullah, sempat tercetus rencana pembangunan terowongan Geurutee sepanjang 1,9 kilometer.

Keberadaan terowongan ini tak hanya membuat jarak tempuh dari Banda Aceh menuju Aceh Jaya menjadi lebih singkat. Dari segi keamanan, para pelintas juga tak perlu khawatir tertimpa longsor saat melintas.

Namun rencana ini tak kunjung terealisasi. Padahal saat itu, santer terdengar proyek pembangunan terowongan Geurutee memasuki tahap pra studi kelayakan di Kementerian Pekerjaan Umum dan dan Perumahan Rakyat.

Sebagai jalur utama, harusnya Pemerintah Aceh mendesak Pemerintah Pusat untuk segera mewujudkan hal ini. Kalau pun Pemerintah Pusat tak punya uang, Pemerintah Aceh dapat mengalokasikan dana yang ada untuk meneruskan rencana di era Zaini Abdullah itu.

Apalagi, keberadaan terowongan itu sangat vital bagi transportasi manusia dan barang di dari dan menuju barat-selatan. Di saat yang sama, anggaran Aceh malah tak mampu diserap secara maksimal.

Pergantian rezim harusnya tidak membatalkan rencana-rencana penting bagi pembangunan Aceh. Akan sangat tidak wajar jika pembangunan jalan tol Banda Aceh-Pidie tuntas hanya dalam sekejap, namun terowongan Geurutee yang lebih dibutuhkan malah ditinggalkan.

Komentar

Loading...