Unduh Aplikasi

Terlibat Kasus Pencurian, Sepasang Kekasih Dibekuk Polisi

Terlibat Kasus Pencurian, Sepasang Kekasih Dibekuk Polisi
Polisi memperlihatkan sejumlah lima tersangka dari berbagai kasus di Mapolres Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina.

LHOKSEUMAWE – Sepasang kekasih yang sudah terikat dalam ikatan pertunangan dibekuk oleh Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe karena diduga terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Tersangka yang berinisial D (31) merupakan pelaku utama dan juga resedivis kasus pencurian sepeda motor, yang divonis oleh Pengadilan Lhoksukon pada tahun 2016 lalu.

Sementara AS (28), wanita tersebut berperan sebagai penadah, yakni menyembunyikan barang-barang hasil curian tersebut. Tersangka juga merupakan residivis penyalahgunaan narkotika yang divonis oleh PN Lhoksukon pada tahun 2018.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, pihak kepolisian sudah menerima 15 laporan soal pencurian yang dilakukan oleh ke dua tersangka. Keduanya ditangkap di kawasan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, yang juga tempat mereka berdomisili.

“Barang bukti yang diamankan yakni, enam unit handphone berbagai merek, jam tangan, sepeda gunung dan satu unit sepeda motor,” kata Kapores didampingi Kasat Reskrim Iptu Yoga Panji Prasetya, serta Kapolsek Dewantara, AKP Nurmansyah.

Lanjut Kapolres, adapun modus yang mereka gunakan yakni bermain tunggal. Dengan cara mencongkel pintu dan jendela rumah warga memakai obeng. Dan aksi itu sering dilakukan saat hujan turun sehingga warga terlelap tidur.

“Adapun ancaman hukuman kepada D maksimal tujuh tahun dan AS maksimal empat tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, tersangka D saat dikonfirmasi awak media ketika konferensi pers, mengaku bahwa uang tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Dan guna membantu untuk biaya pernikahan.

“Untuk membantu biaya nikah,” tutur tersangka D.

Komentar

Loading...