Unduh Aplikasi

Terkait Proyek Jembatan, Kadis PUPR Pidie Dipanggil Kejati Aceh

Terkait Proyek Jembatan, Kadis PUPR Pidie Dipanggil Kejati Aceh
Kondisi jembatan rangka baja di Gapong Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie melengkung. Foto: AJNN/Salman

PIDIE - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Samsul Bahri, dikabarkan dipanggil pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Pemanggilan ini terkait dengan proyek jembatan rangka baja di kabupaten setempat.

Samsul Bahri membenarkan terkait pemanggilan dirinya oleh pihak Kejati Aceh, untuk dimintai keterangan menyangkut proyek pembangunan jembatan rangka baja di Gampong Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

"Benar saya dipanggil Kejati Aceh pada Senin 17 Februari 2020, untuk dimintai keterangan terkait proyek jembatan rangka baja," kata Samsul Bahri saat dikonfirmasi AJNN melalui sambungan seluler, Rabu (19/2).

Baca: Kejati Aceh Selidiki Proyek Jembatan Rangka Baja di Pidie

Pihak Kejati Aceh, jelas Samsul, memintai keterangan terkait dengan pengerjaan jembatan rangka baja di Simpang Tiga, yang mulai dibangun sejak tahun 2017, 2018 dan 2019.

Namun, saat itu diakuinya pertanyaan yang diajukan lebih fokus pada pengerjaan tahun 2018, dimana saat pengerjaan pembangunan jembatan dilaksanakan oleh pihak Provinsi Aceh, karena terdapat kegagalan konstruksi.

Pada tahun 2018, lanjut Samsul, dirinya belum bertugas di Dinas PUPR Pidie. Ia baru menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR, pada 2019.

"Saya tidak tahu persis bagaimana proses serah terima jembatan itu pada 2018, karena saat itu saya belum bertugas di PUPR Pidie," ujarnya.

Komentar

Loading...