Unduh Aplikasi

Terkait Postingan SARA Terhadap Suku Gayo, IPPEMATA Kembali Datangi Polda

Terkait Postingan SARA Terhadap Suku Gayo, IPPEMATA Kembali Datangi Polda
Pengurus IPPEMATA Banda Aceh bersama Tim Advokasi Usai berkunjung ke ruang Ditreskrimsus Polda Aceh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Sutrisno, Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA) Banda Aceh, bersama sejumlah rekannya kembali mendatangi kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Aceh untuk Menindaklanjuti pelaporan kasus ujaran kebencian dan SARA  terhadap postingan akun facebook  Panglima Pidie awal April 2020 lalu.

Pada hari ini, Selasa (7/4) Sutrisno dan sejumlah rekannya diterima oleh Kasubid Krimsus. Dalam pertemuan yang ketiga kalinya ini, pihak Polda menyampaikan bahwa mereka sedang menunggu proses berkas pelimpahan kasus laporan kasus yang sama di Polres Aceh Tengah. 

Baca: Dinilai Lecehkan Suku Gayo, Mahasiswa Laporkan Akun Facebook Panglima Pidie ke Polisi

"Polda Aceh meminta kami untuk berkoordinasi dan untuk ikut membantu proses penegakan hukum terhadap terlapor akun Panglima Pidie," ujar Sutris kepada AJNN.

Sementara itu Tim Advokasi Hukum, Masyarakat Peduli Keberagaman mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kinerja Polda Aceh dalam upaya penyelesaian perkara. Tim Advokasi hukum ini berharap agar masyarakat Aceh, dan khususnya masyarakat Gayo bisa terpenuhi rasa keadilannya. Dan tindakan rasis serta ujaran kebencian terhadap suku Gayo dan suku manapun di Aceh tidak lagi terulang. 

Baca: Akun Penghina Suku Gayo Berasal dari Luar Negeri

"Kami bersama dengan IPPEMATA Banda Aceh akan terus melakukan pengawalan atas kasus ini," ujar salah seorang anggota tim Advokasi hukum.

Tim Advokasi Hukum untuk kasus SARA ini diisi oleh sejumlah Lawyer profesional yaitu Mohd Jully Fuadi, S.H, Syahminan Zakaria, S.HI., M.H. dan Sri Wahyuni, S.HI. Selain itu ada juga M. Fahmi, S.H, Murtadha, S.H, Ayyub Sabar, S.Sy dan Baihaqki, S. HI serta Hendry Rachmadhani, S.H.

Komentar

Loading...