Unduh Aplikasi

Terkait Kasus Traktor, Kapolresta Banda Aceh: Tanyakan ke BPKP

BANDA ACEH - Terkait kasus dugaan korupsi pengadaan traktor di Dinas Pertanian Aceh tahun anggaran 2014 yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara sekitar Rp 8 miliar, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli, mengatakan pihaknya sudah menyerahkan seluruh data ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh.

"Sudah itu, sudah kita serahkan ke BPKP, tanyakan ke BPKP Aceh," kata Kapolresta kepada AJNN di sela-sela acara penutupan PIN desa/keluarahan dan TTG Nasional XVII tahun 2015, Senin (12/10) di Lhong Raya Banda Aceh. (Baca: BPKP dan Polresta Banda Aceh Diminta Tak Sesatkan Publik.)

Kepolisian Resor Kota Banda Aceh, kata Kombes Pol Zulkifli, sudah menyerahkan seluruh dokumen ke pihak BPKP untuk dilakukan audit kerugian negara.

"Dokumen semuanya sudah ada di BPKP, kami tunggu hasil audit mereka saja, setelah itu baru kita kembangkan lagi," ujarnya.

Sebelumnya, GeRak Aceh dalam rilis yang diterima AJNN, Senin (12/10) pagi, mengatakan perkembangan kasus ini semakin terkesan 'dingin'.

Padahal, menurut GeRak Aceh, sejak pertama diumumkan sampai proses penyidikan, kasus ini sudah memakan waktu hampir dua tahun, dimulai sejak ditingkatkan dari tahap penyidikan ke penyelidikan oleh Polresta Banda Aceh.

| FAUZUL HUSNI

Komentar

Loading...