Unduh Aplikasi

Terkait Kasus Dugaan Kepemilikan Sabu 1,7 ton, UH Ternyata Dibawa ke Mabes Polri

Terkait Kasus Dugaan Kepemilikan Sabu 1,7 ton, UH Ternyata Dibawa ke Mabes Polri
Fiber yang diduga digunakan untuk menyimpan sabu seberat 1 otn lebih. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT- Setelah sempat tidak diketahui keberadaannya pasca diamankan oleh sejumlah petugas Kepolisian bersenjata api lengkap, UH warga asal Desa Pulo Teungoh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat yang diduga menyimpan sabu dengan perkiraan memcapai 1,7 ton kini informasinya telah dibawa ke Markas Besar Polisi Republik Indonesi (Mabes Polri).

Diketahuinya UH dibawa ke Mabes Polri setelah istrinya Halimah mendapat kabar keberadaan sang suami telah dibawa ke Jakarta.

Baca: Pasca Ditangkap atas Dugaan Kepemilikan Sabu 1 ton, Warga Meurebo Tak Diketahui Keberadaannya

"Tadi di telepon, katanya dari Mabes Polri. Sudah di bawa ke Mabes Polri kemarin kata yang telepon," kata Halimah, kepada AJNN.

Halimah mengaku dihubungi oleh Mabes Polri pagi tadi, dan menyebutkan UH dibawa ke sana pada Sabtu kemarin pasca diamankan pada Kamis, (15/4) malam.

Sebelumnya, UH (45) diamankan pihak kepolisian lantaran diduga menyimpan sabu yang diperkirakan mencapai 1,7 ton. Barang diduga sabu tersebut dikemas didalam goni dan disimpan dalam fiber besar yang biasa digunakan untuk melaut. UH diamankan pada Jumat, (16/4) malam sekira pukul 22.00 WIB. 

Menurut keterangan Halimah istri UH, saat suaminya diamankan oleh sejumlah orang berseragam dan bersenjata api dan juga ada yang bersebo serta menggunakan rompi bertuliskan Brimob. Ia tidak tahu jika, suaminya diamankan lantaran diduga menyimpan sabu di halaman rumahnya yang disembunyikan didalam fiber. 

"Saya tidak tahu jika didalam itu adalah sabu karena terbungkus dengan goni saat dikeluarkan malam pada itu. Saya juga tidak melihat persis sebab saya tidak diizinkan medekat," kata Halimah, kepada AJNN, Sabtu, (17/4). 

Halimah mengira jika barang didalam itu merupakan damar sebagai bahan membuat boat, apalagi selama ini sang suami kerjanya selain menjadi buruh kasar juga membuat boat nelayan. 

Kata dia, UH ditangkap bukan di rumahnya, akan tetapi setelah ditangkap di luar barulah UH dibawa oleh pihak Kepolisian untuk mengambil barang bukti berupa berupa sabu-sabu tersebut.

HUT Pijay

Komentar

Loading...