Terkait Izin Lintas PT PBM, Ramli SE: Jadi Pungli, Jika Pemkab Terima Kontribusi   

Terkait Izin Lintas PT PBM, Ramli SE: Jadi Pungli, Jika Pemkab Terima Kontribusi   
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE. Foto: AJNN/Aidil Firmansyah.

ACEH BARAT - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ramli SE, menyebut, pemerintah setempat dianggap melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap PT. PBM, jika dana kontribusi untuk penggunaan jalan diterima, namun kelengkapan izin operasional tambang tak dipenuhi oleh perusahaan.

“Misalnya dari pihak eksekutif (Pemkab), dia mengeluarkan izin masalah penggunaan jalan, saya pikir karena udah ada satu kesepakatan, mungkin kontribusi (dana talangan) akan diberikan ke daerah, itu kalau kontribusinya diterima oleh daerah itu sama dengan Pungli, kenapa saya katakan Pungli, karena izinnya (perusahaan) belum beres,” kata Ramli kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Ramli mengatakan, dirinya cukup setuju dengan hadirnya investasi di daerah, Tapi, dengan memenuhi segala izin atau keperluan sesuai aturan yang berlaku. Seperti dokumen Analisi Dampak Lingkungan (Amdal) PT.PBM yang sudah habis masa dan Izin Limbah Cair yang belum ada. 

Sebab itu, Ramli menyebut, perusahaan tersebut masih ilegal. Menyangkut izin lain yang diberikan Bupati, kata dia, pihak DPRK belum melakukan pembahasan hal tersebut. Jika dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), tidak sepakat dengan hal tersebut. 

“Dengan catatan PT PBM ini izinnya diselesaikan dulu, contoh izin lingkungan, AMDAL memang ada, tapi tiga tahun tidak produksi lapangan, dengan itu AMDALnya mati. Menyangkut izin limbah cair sama sekali belum ada, ini belum ada, kalau sudah ada semua di tangan beliau tidak illegal lagi, saya pikir kalau ini belum selesai saya tidak setuju,” jelasnya lagi.

Dokumen AMDAL dan izin IUP yang saat ini dikantongi oleh politisi PAN tersebut, akan dibawa ke ranah hukum. Sejauh ini dirinya sudah mengajukan laporan ke Polres Aceh Barat pada Senin (20/11/2021) kemarin.

Baca Selanjutnya...
Halaman 12

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini