Unduh Aplikasi

Terkait Dua Bangunan Toko di Beureunuen, PN Sigli Abaikan Putusan MA

Terkait Dua Bangunan Toko di Beureunuen, PN Sigli Abaikan Putusan MA
ilustrasi

PIDIE - Meski mengantongi putusan hukum tetap dari Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia terhadap objek perkara dua unit toko di Kota Beureuneun, Pidie, Pengadilan Negeri Sigli hingga kini belum mengeksekusi bangunan tersebut.

"PN Sigli terkesan lalai terhadap tugasnya dan mengabaikan permohonan klien kami untuk mengeksekusi putusan yang ditetapkan MA," kata Mohammad Isa Yahya, Kuasa hukum T Iskandar Bin T Nurdin (48), Rabu (9/11).

Padahal, kata Mohammad Isa, kliennya memenangkan perkara di tingkat MA. Bahkan Iskandar telah menyerahkan biaya teguran (aanmaning) ke PN Sigli untuk segera melakukan eksekusi.

Atas keterlambatan ini, pihaknya mengadukan hal tersebut kepada MA melalui Badan Pengawas Mahkamah Agung RI di Jakarta. Isa berharap Mahkamah menurunkan tim ke Beureunun dan memeriksa penyebab keterlambatan ini.

Ketua PN Sigli, Bachtiar, mengatakan T Iskandar belum mengajukan permohonan dan melunasi biaya eksekusi objek perkara tersebut sehingga belum bisa dilakukan eksekusi. Berdasarkan putusan MA, kata Bachtiar, penggugat memenangkan atas objek perkara tersebut. Pihaknya mengajukan petunjuk ke Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh terhadap perkara tersebut.

Dalam surat PT Banda Aceh yang ditandatangani Wakil Ketua Aljaman Sutopo pada tanggal 07 Desember 2011, objek sengketa yang dapat dieksekusi dalam perkara tersebut hanya satu unit saja. Sebuah toko bernomor 10a. Sedangkan toko lagi bernomor 10b belum dapat dikabulkan.

“Eksekusinya masih menunggu perintah dalam putusan hakim perdata,” kata Bachtiar. Pihaknya mengakui, bahwa pemohon melalui kuasa hukumnya menyetorkan biaya aanmaning sebesar Rp 2,2 juta pada 14 Maret 2016, namun jika mau dieksekusi, segera lunasi biaya eksekusi.

Komentar

Loading...