Unduh Aplikasi

Terkait Deposito Dana Hibah Gempa Pidie Jaya , Ustad Am Dinilai Asbun

Terkait Deposito Dana Hibah Gempa Pidie Jaya , Ustad Am Dinilai Asbun
M Diwarsyah.

PIDIE JAYA - Dana hibah pasca gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016 lalu yang berjumlah Rp 343,5 miliar tidak pernah dideposito pada Bank manapun. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Pengeloaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Pidie Jaya, M Diwarsyah.

"Dana hibah itu masuk ke rekening daerah, dana itu tidak pernah didepositokan," kata Diwarsyah kepada AJNN via seluler Senin (4/6).

Sebelumnya, Senin (28/5) dalam pandangan akhir fraksi PAN pada sidang paripurna DPRK terhadap LKPJ Bupati Pidie Jaya tahun 2017 yang dibacakan oleh Nazaruddin Ismail atau yang biasa disapa Ustad Am, mempertanyakan keuntungan dana hibah yang didepositokan di Bank Aceh.

Baca: DPRK Pijay Pertanyakan Hasil Deposito Dana Hibah Gempa

"Kami mempertanyakan kejelasan dan rincian yang real dan absolut dalam bantuan hibah sebesar Rp 343 miliar lebih sudah didepositokan selama satu tahun," kata Ustad Am waktu itu.

Namun, asumsi Ustad Am itu dinilai hanya asbun (asal bunyi) karena tidak mengetahui mekanisme pengelolaan keuangan. Menurut Diwarsyah, angota dewan Pidie Jaya yang menyorot dana hibah tersebut seharusnya memastikan dulu ke setiap Bank apakah benar dana hibah gempa itu dilakukan deposito, sehingga tidak menimbulkan asumsi-asumsi yang tidak mendasar.

"Kalau kita sebut asbun nanti gimana ya, tapi orang itu tidak paham dan tidak mengerti mekanisme pengelolaan keuangan, harusnya mereka sebelum ngomong cek dulu ke Bank Aceh atau ke Bank lainnya," ketus Diwarsyah.

Dijelaskannya, sebelum disalurkan ke setiap kelompok masyarakat (Pokmas), dana hibah tersebut disimpan di rekening daerah hampir delapan bulan. Katanya, untuk menarik dana di rekening daerah mesti harus mengikuti ketentuan.

"Untuk menarik dana di kas daerah itu ada ketentuan dan tata caranya, tidak boleh sembarangan. Apalagi sekarang ini tidak dibenarkan lagi deposito. Jadi jangan berasumsi tanpa dasar," imbuh Diwarsyah.

Dihimpun AJNN, dana hibah pasca gempa bumi Pidie Jaya dikirim ke kas daerah Kabupaten Pidie Jaya akhir Juni 2017, artinya, hingga sekarang dana hibah tersebut belum sampai satu tahun berada di kas daerah, apalagi dana tersebut sudah disalurkan ke rekening pokmas lebih dari sebulan yang lalu. Namun kata Ustad Am waktu itu, dana hibah sebesar Rp 343 miliar sudah didepositokan di Bank Aceh selama satu tahun.

Padahal sambung Diwarsyah, ia telah menjelaskan mekanisme pengelolaan keuangan dana hibah tersebut kepada Ustad Am.

"Saya sudah sampaikan ke dia (Ustad Am), mungkin karena besoknya mau dibacakan, dia tidak menghapus lagi laporannya," tutup Diwarsyah.

Komentar

Loading...