Unduh Aplikasi

Terkait ADD, Satu Mantan Kepala Desa di Aceh Tamiang Jadi DPO Polisi

Terkait ADD, Satu Mantan Kepala Desa di Aceh Tamiang Jadi DPO Polisi
Ilustrasi DPO. Foto : Net

ACEH TAMIANG - Mantan Datok Penghulu (Kepala desa) Kampung Bandung Jaya, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Kasmin dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa.

Kasmin dimasukkan DPO karena menghilang dari kampungnya setelah tidak bisa mempertanggung jawabkan anggaran dana desa tahun 2018 saat dia menjabat sebagai Datok Penghulu di Kampung Bandung Jaya (wilayah hukum Polres Langsa).

Kasmin sudah lama menghilang dari Kampung Bandung Jaya, bahkan proses adminitrasi kampung yang harus ditandatangani oleh Datok Penghulu (Kepala desa-red) sempat terganggu sejak Juni 2019, pasca Kasmin pergi dari kampung yang pernah dipimpinnya itu.

Akibat tak bertanggungjawab sebagai seorang kepala desa bahkan menghilang dari kampungnya, Kasmin sudah dipecat dengan tidak hormat oleh Bupati Aceh Tamiang pada September 2019 lalu.

Baca: Kepala Desa di Aceh Tamiang Diberhentikan Tidak Hormat

Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo yang dikonfirmasi AJNN, Selasa (11/2) mengatakan, mantan Datok Penghulu Kampung Bandung Jaya atas nama Kasmin ditetapkan sebagai DPO sejak Jum'at 7 Februari 2020.

"Yang bersangkutan masuk DPO sejak tanggal 7 kemarin setelah keluar hasil audit pemeriksaan dana desa dan ditemukan kerugian negara saat dia menjabat Datok Penghulu Kampung Bandung Jaya," kata Iptu Arief.

Kerugian negara dari ADD yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Kasmin mencapai ratusan juta rupiah.

"Untuk angka pasti kerugian negara saya sudah lupa, besok saya lihat dokumennya di kantor dan saya kasih tau angka pastinya," ungkap Kasat Reskrim. 

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...