Unduh Aplikasi

Terendam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Singkil Gagal Panen

Terendam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Singkil Gagal Panen
Areal persawahan di Desa Ujung Limus, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Banjir di Aceh Singkil menyebabkan 261 hektare tanaman padi di wilayah itu mengalami gagal panen atau puso. Hal itu terjadi lantaran tanaman padi yang terkena banjir rata-rata baru mulai berbunga.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Aceh Singkil Sabuddin mengatakan tanaman padi yang rusak dihantam banjir itu tersebar di lima Kecamatan, yakni Suro, Simpang Kanan, Gunung Meriah, Singkil Utara dan Kecamatan Singkil.

"Sudah masuk kategori puso, rata-rata tanaman sedang hampar bunga, Sebagian ada juga yg sedang panen. Kami cek ke lapangan bersama Kepala Dinas Pertania Aceh. Kalau pun dipaksakan hasilnya tak akan maksimal,” kata Sabuddin, Jumat (2/12).

Dari hasil peninjuan lapangan, daerah paling parah yang terdampak banjir, kata Sahbuddin, adalah areal persawahan padi di Desa Unjung Limus, Kecamatan Simpang Kanan dan Desa Tanah Bara di Kecamatan Gunung Meriah.

Untuk mengatasi hal ini, pihaknya menyiapkan benih baru bagi para petani. "Kami minta persetujuan dan bantuan dari pihak provinsi untuk benih baru, tidak ada cara lain, kita hanya bisa bantu benih dan pupuknya, stock untuk itu pasti ada dan cukup" kata Sabuddin.

Banjir di Singkil berangsur-angsur surut. Jalan protokol di ibu kota kabupaten tak lagi tergenang. Namun di beberapa titik, di permukiman warga, ketinggian air masih mencapai antara 20 sampai 80 sentimeter.

Komentar

Loading...