Unduh Aplikasi

Tempel Malu, Copot Malu

Tempel Malu, Copot Malu
Ilustrasi: RNZ

UMUR kebijakan stiker untuk kendaraan pengguna bahan bakar minyak bersubsidi tak panjang. Tak sampai empat bulan. Bahkan stiker pertama yang ditempelkan, pada 2 Juli 2020 oleh Asisten II Pemerintah Aceh T Ahmad Dadek, di kaca depan sebuah labi-labi, belum pudar warnanya. 

Kata-kata di stiker itu memang cukup kasar, terutama untuk ukuran orang timur. “...bukan untuk masyarakat yang pura-pura tidak mampu.” Kata-kata yang dituliskan dalam stiker untuk pengguna bahan bakar berjenis solar pun tak kalah kasar. Benar-benar bikin malu. 

Seiring memudarnya rasa malu itu, antrean di jalanan, di depan stasiun pengisian bahan bakar, terurai. Tak ada lagi antrean kendaraan mengular dari depan pompa bensin hingga ratusan meter di luar SPBU. Pendek kata, stiker itu cukup efektif untuk memastikan bahwa bahan bakar bersubsidi benar-benar digunakan mereka yang sedang butuh subsidi. 

Di saat stiker itu tak lagi digubris, dan masyarakat mulai menerima hal itu cara yang tepat untuk menekan penyalahgunaan penggunaan subsidi kendaraan dan menjadikan hal itu sebagai kewajaran, Pemerintah Aceh malah mencabut kebijakan stiker itu dengan alasan desakan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Aneh. 

Dan kini, Pemerintah Aceh kembali menanggung malu dengan mencopot kebijakan stiker itu. Jika dari awal semua ini dipikirkan matang-matang, tentu energi pemerintah dan masyarakat tidak habis hanya karena stiker konyol itu. Kalaupun banyak pihak yang menganggap tulisan dalam stiker itu tidak wajar, kebijakan ini dapat dievaluasi dengan mengganti tulisan dalam stiker itu, bukan menganulirnya. 

Kepala Dinas Energi dan Pertambangan Aceh dan Asisten II Pemerintahan Aceh seharusnya memikirkan hal ini sebelum mengusulkan stiker itu dibuat dan ditempel di kaca-kaca kendaraan warga. Karena memang stiker itu, saat pertama kali dijadikan sebagai kebijakan, adalah sesuatu yang aneh. Apalagi, sejak awal, seharusnya urusan ini tidak menjadi gawean Pemerintah Aceh. 

Komentar

Loading...