Unduh Aplikasi

INTERMESO

Teknis Corona

Teknis Corona
Ilustrasi: poynter.

MEMANG tak ada jaminan yang menyatakan vaksin yang didatangkan dari Cina--atau negara-negara produsen vaksin lain--akan menghapuskan virus corona. Tapi setidaknya, vaksin ini dapat menjadi pereda penderitaan yang terlalu lama dirasakan masyarakat. 

Hari ke hari, kita juga masih terus menyaksikan rekor-rekor penyebaran Covid-19 yang pecah. Di Aceh, dalam tiga hari terakhir, angka penyebaran Covid-19 belum terlihat melandai. Seakan-akan, virus ini merasa tertantang dengan vaksin yang tengah disiapkan. 

Seperti biasa, dalam setiap kebijakan, ada saja pro dan kontra. Sebelum vaksin disuntikkan ke tubuh Presiden Joko Widodo, misalnya, rekan separtainya di Dewan Perwakilan Rakyat, Ribka Ciptaning, menolak menerima vaksin. 

Tentu Ribka punya banyak alasan untuk memilih membayar denda ketimbang divaksin Covid-19. Ribka adalah dokter. Bahkan sempat bekerja di sebuah klinik milik Puan Maharani sebagai dokter praktek. Dia juga nyaris menjadi Menteri Kesehatan. 

Sama halnya dengan banyak warga negara lain. Banyak pula yang menolak menjalankan vaksinasi dengan alasan yang berbeda-beda pula. Mulai dari dalil kedokteran hingga dalil agama. Kita tak bisa memaksa, sama seperti mereka yang menolak tak boleh menghalang-halangi orang lain untuk divaksin. 

Apa yang terjadi saat ini adalah sesuatu yang wajar. Ilmu pengetahuan belum mampu menunjukkan titik terang mengenai Covid-19. Cara pemerintah menangani penyebaran Covid-19 dan dampaknya juga tidak efektif. 

Yang dapat kita simpulkan, setelah setahun lebih dimulai di Wuhan, Cina, adalah wabah ini adalah ruang yang tak seorangpun diberikan kuasa oleh Allah SWT untuk mengatasinya. Vaksin itu hanya ikhtiar, sama seperti masker yang menutupi mulut dan hidung, atau menjaga jarak. 

Yang harus dilakukan bersama-sama adalah membantu orang-orang di sekitar kita untuk memahami pandemi. Dan tetap berharap para pemimpin mendapatkan kebijaksanaan untuk tidak sekadar mengurusi hal teknis belaka.

Komentar

Loading...