Unduh Aplikasi

Tanggapi Permintaan GeRAK Aceh, Kapolda: Kami Cek Dulu ke Polres Bener Meriah

Tanggapi Permintaan GeRAK Aceh, Kapolda: Kami Cek Dulu ke Polres Bener Meriah
Kapolda Aceh baru, Irjen Pol Wahyu Widada. Foto: AJNN/Salman

PIDIE - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh akan mengecek terlebih dahulu terkait kasus anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan yang telah dilaporkan ke Polres Bener Meriah, 27 Januari lalu.

Sebelumnya, GeRAK Aceh meminta agar kasus dugaan penipuan dengan mengaku anggota KPK yang bertugas di wilayah Bener Meriah itu perlu ditangani Polda Aceh. Pasalnya pascadilaporkan belum diketahui sejauh mana sudah perkembangannya.

Dikonfirmasi AJNN, Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada mengaku akan mengecek terlebih dahulu sudah sejauh mana penangan kasus tersebut di Polres Bener Meriah. Menurutnya, kalau proses penegakan hukum itu jangan semua diambi alih Polda.

Baca: GeRAK Minta Polda Aceh Ambil Alih Kasus Anggota KPK Gadungan di Bener Meriah

“Kalau tingkat Polres bisa menanganinya, biarkan dulu tingkat bawah yang menanganinya. Jadi kalau semua penegakan hukum dimbil ambil alih Polda, maka yang di bawah tidak pintar-pantar nantinya,” kata Irjen Pol Drs Wahyu Widada kepada AJNN, Senin (3/3) saat meninjau Mapolsek Simpang Tiga, paska terbakar pada Minggu dini hari (1/2).

Dia menambahkan, kalau penegakan hukum di Polres tidak berjalan atau tidak ada kemajuan, maka akan dikasih tahu ke bagian supervise untuk diajari.

“Setelah diajari juga tidak mampu menjalankan tugas baru kami ditarik, kalau semua kasus diambil alih Polda, nanti mereka (Polres) tidak bekerja. Jadi biarkan dulu mereka bekerja supaya semakin pintar,” ujarnya.

Komentar

Loading...