Unduh Aplikasi

Tanggapan Akmal Ibrahim terkait Visitasi Tim Provinsi ke Teluk Surin

Tanggapan Akmal Ibrahim terkait Visitasi Tim Provinsi ke Teluk Surin
Zulkifli Hamid Paloh (tiga dari kiri) dan Akmal Ibrahim saat menanggapi pertanyaan dari wartawan, Foto: AJNN.Net/Fakhrul Razi Anwir

ACEH BARAT DAYA - Tim Persiapan Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Barat Selatan (Barsela) Aceh, meninjau kesiapan lokasi rencana pembangunan KEK Barsela di kawasan Teluk Surin, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya), pada Kamis (15/8) kemarin.

Kunjungan Tim dari Provinsi Aceh ini merupakan rangkaian roadshow ke 8 kabupaten/kota di kawasan Barsela. Bahkan, Tim bentukan Gubernur Aceh ini mengapresiasi kesiapan Pemkab Abdya dalam mempersiapkan diri sebagai calon lokasi pembentukan KEK Barsela.

Baca: Tim Provinsi Apresiasi Kesiapan Pemkab Abdya Terkait Pembentukan KEK Barsela

Saat turun ke lokasi, Tim Persiapan Pembentukan KEK Barsela mengungkapkan salah satu aspek penilaian terkait penetapan kawasan KEK adalah ketersediaan lahan yang memiliki bobot nilai 40 Persen. Bagaimana status lahan apakah clean and clear, kemudian potensi pengembangannya.

"30 Persennya adalah komitmen pemerintah daerah terkait kesiapan. Ternyata Abdya sudah memulai sejak tahun 2008, jauh-jauh hari sebelum (isu pembentukan) KEK ini digelindingkan," kata Zulkifli Hamid Paloh kepada awak media.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Bupati Abdya Akmal Ibrahim memberi tanggapan terkait langkah-langkah yang akan dilakukan, agar pembentukan KEK Barsela dapat dibangun di kawasan Teluk Surin.

"Langkah pertama sudah sangat jelas, kita sudah memulai sejak lama. Tahun 2008 saya sudah menetapkan kawasan Teluk Surin menjadi kawasan pelabuhan. Pada saat itu saya sering berpidato bahwa (Surin) ini akan menjadi Singapura mininya Aceh," kata Akmal Ibrahim.

Lanjut Akmal, terkait persiapan kawasan pelabuhan yang sudah direncanakan sebelumnya, dapat disesuaikan dengan rencana pembentukan KEK Barsela, baik menyangkut dengan infrastruktur maupun akses jalan yang telah dibangun dengan lebar 30 meter.

Kemudian sambungnya, Ketua dan Tim dari Provinsi Aceh juga telah memberi garansi terkait penilaian calon daerah yang akan dipilih sebagai lokasi pembentukan KEK Barsela, akan berlangsung secara objektif.

"Kita harus mendukung itu, karena Abdya dibanding Aceh lebih penting Aceh, kalau Abdya dipilih berarti Abdya untuk Aceh, demikian pula halnya dengan daerah lainnya," paparnya.

Bupati yang memimpin Abdya pada periode kedua ini, mengatakan bahwa dirinya akan memegang prinsip-prinsip objektivitas, terkait penetapan lokasi pembentukan KEK di wilayah Barat Selatan Aceh.

"Sebagai bupati, saya sangat optimis jika prinsip objektivitas dikedepankan, insya Allah kita akan mendapatkan (penetapan sebagai KEK Barsela)," ujarnya.

Selain itu, tutur Akmal, Teluk Surin ini juga sudah masuk kedalam RIPN atau Rencana Induk Pelabuhan Nasional. Menurutnya, capaian itu merupakan buah dari kerja keras serta konsistensi sejak masa dirinya menjabat di periode pertama dan dilanjutkan masa Bupati Jufri Hasanuddin.

"Jadi, ini adalah sesuatu yang berkesinambungan. Hari ini yang paling siap adalah kita. Dari segi lahan, kita memiliki 745 hektar lahan dimana 50 hektarnya sudah disertifikatkan," terangnya.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...