Unduh Aplikasi

Tangani Irigasi Jebol Kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatera

Tangani Irigasi Jebol Kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatera
Kantor Dinas PUPR Pidie. Foto: Sinarpidie.co

PIDIE - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pidie telah meninjau lokasi kerusakan saluran irigasi dan pintu air di Gampong Tangkueng, Kecamatan Sakti yang diterjang banjir sejak dua pekan lalu.

Untuk menangani kerusakan saluran irigasi tersebut merupakan kewenangan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 bukan wewenang Dinas PUPR Pidie

“Karena saluran irigasi itu merupakan jaringan irigasi Baro Raya Keumala, jadi bukan kewenangan Dinas PUPR Pidie yang menanganinya,” kata Kepala Dinas PUPR Pidie Samsul Bahri kepada AJNN, Minggu (30/5).

Baca: Irigasi Jebol, Tanaman Padi di Pidie Terancam Gagal Panen

Namun demikian, lanjut Samsul, pihaknya telah melaporkan perihal kerusakan saluran irigasi tersebut kepada pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 setelah melakukan peninjauan ke lokasi.

Baca: Irigasi Jebol, Tanaman Padi di Pidie Terancam Gagal Panen

“Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 akan melakukan survei ke lokasi saluran irigasi yang telah rusak diterjang banjir,” ujarnya.

Diketahui, jebolnya saluran irigasi dan pintu air di Gampong Tangkueng mengakibatkan ratusan hektare lahan persawahan di Kecamatan Kembang Tanjong, Sakti, Mutiara, dan Simpang Tiga terhenti pasokan air.

Mukim Reheung-Rheung, Kecamatan Kembang Tanjong, Gama Toni mengatakan, saat ini tanaman padi sudah berumur 40 hari, jika saluran irigasi tersebut tidak segera diperbaiki maka dikuatirkan  tanaman padi terancam gagal panen.

“Secara swadaya puluhan warga telah membersihkan material bangunan saluran irigasi yang jebol supaya  air dapat terairi ke lahan persawahan,” kata Gama.

Komentar

Loading...