Unduh Aplikasi

Tanaman Padi Diserang Hama Ulat, Petani Aceh Barat Rugi Puluhan Juta

Tanaman Padi Diserang Hama Ulat, Petani Aceh Barat Rugi Puluhan Juta

ACEH BARAT - Petani Desa Gampong Kulam Kaju, Kecamatan Woyla Barat diresahkan dengan kehadiran ribuan hama ulat yang merusak tanaman padi milik petani setempat. Akibat dari hama ulat tersebut, saat ini seluas 2 hektar tanaman padi milik petani Desa tersebut rusak total.

Syarifuddin, warga Desa Kulam Kaju, mengatakan kehadiran hama ulat tersebut terjadi selama dua hari terakhir, dan merusak tanaman padi masyarakat dimalam hari. Bahkan hingga saat ini tanaman ulat itu terus terjadi tanpa mampu dibasmi.

“Hama ulat itu merusak dengan memakan secara keseluruhan batang padi yang baru tanam dan berusia empat puluh hari. Ulat itu menyerangnya dimalam hari,” kata Syarifuddin, Senin, (18/6).

Menurutnya, satu ulat membutuhkan waktu beberapa menit untuk menghabiskan tanaman padi masyarakat tersebut hingga ludes dan hanya tersisa batan akarnya saja.

Syarifuddin menuturkan, hingga saat ini masyarakat kebingunguan dalam membasmi hama ulat yang hadir dimalam hari itu, dan jika dibiarkan maka hama ulat itu akan terus merusak tanaman petani lainhya.

“Saat ini ada dua hektar yang dirusak selama dua hari dengan kerugian ditaksir mencapai sepuluh juta. Jika dibiarkan terus maka akan meluas, kami bingung bagaimana membasminya,” kata dia.

Dia menambahkan selain menyerang tanaman padi milik petani Desa Kulam Kaju, informasi yang diperolehnya juga merusak tanaman padi milik warga Desa ie itam tunong, Kecamatan Woyla Induk.

Serangan hama ulat yang mirip dengan hama ulat tanaman terong itu, kata dia, baru terjadi pada tahun ini saja, sebelumnya tidak pernah terjadi sehingga ia dan petani lainnya merasa heran dengan hama ulat tersebut.

Untuk sementara, kata dia, ada enam warga yang sawahnya dirusak oleh hama ulat itu yakni milik Tgk Nurdin I’d, Muhibul Jenmy, Nurwan, Abdul Malek, K. Hasbi, dan Musliadi yang kesemuanya merupakan warga Desa Kulam Kaju.

“Untuk sementara alhamdulillah punya saya belum terserang hama tersebut. Tapi tetap saja saya kwatir akan serangan hama ulat aneh ini,” ungkapnya.

Atas kondisi itu, ia sangat berharap Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat segera mengambil tindakan dalam mengatasi serangan hama ulat yang bisa merugikan petani di Kabupaten setempat.

 

Komentar

Loading...