Unduh Aplikasi

Tak Terbukti Terlibat ISIS, Polres Singkil Bebaskan Warga Lumajang

Tak Terbukti Terlibat ISIS, Polres Singkil Bebaskan Warga Lumajang

ACEH SINGKIL -  WH (43) warga Lumajang Jawa Timur yang di serahkan warga ke Mapolres Aceh Singkil lantaran dicurigai sebagai anggota Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS)  telah dibebaskan, Jum'at (11/3) . Ia dibebaskan lantaran polisi tak mendapatkan bukti keterlibatanya dengan ISIS.

Baca : Diduga ISIS, Seorang Warga Lumajang Diamankan Mapolres Singkil

Kapolres Aceh Singkil AKBP. Muhammad Ridwan. SIK yang dikonfirmasi AJNN usai sholat Jum'at via sambungan selulernya mengatakan WH dibebaskan lantaran saat diinterogasi petugas tak menemukan bukti yang kuat atas keterlibatan  pria berpawakan  kurus itu dengan salah satu organisasi ISIS

"Benar memang, WH dicurigai sebagai ISIS dan diserahkan kepada kami, Kamis (10/3) malam, tapi setelah diperiksa tidak ada bukti yang kuat untuk menahannya" kata Kapolres yang sedang berada di Kota Subulussalam itu.

Terkait foto bendera bertuliskan arab  yang  tersimpan di teleponnya itu, M Ridwan mengatakan  memang jika dilihat sekilas oleh orang awam foto itu mirip dengan bendera ISIS, namun setelah diteliti bendera itu bukan bendera ISIS melainkan Bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Demikian halnya dengan buku bertulis tangan yang isinya tentang panduan jihad. Setelah diperiksa tidak ada yang menyimpang dalam tulisan tersebut.

"foto benderanya juga bukan bendera ISIS tapi bendera HTI, tabloid jihadnya juga tak ada yang aneh itu. Dia anggota HTI" terangnya.

Sedangkan  menyangkut Kartu Tanda Penduduk (KTP) , kata Kapolres, kepada polisi WH mengaku KTP-nya tertinggal di Aceh Selatan. WH sendiri mengaku tidak hanya datang ke Aceh Singkil melainkan sudah keliling Aceh selama setahun belakangan ini.

"Dia tak bawa KTP karena tertinggal di Aceh Selatan, tapi dia bawa KK. Selama di Aceh dia keliling mulai dari Banda Aceh, Bireuen, Gayo Luwes,  Aceh Selatan dan bahkan pernah menginap di Polsek Juli Bireuen" pungkasnya.

Komentar

Loading...